Tuesday, 24 January 2017

Oseanografi, Hidrobiologi, Inderaja & SIG Kelautan, atau Akustik & Insrumentasi Kelautan

Selamat datang semester enam!

Waw udah tingkat tiga aja. Gak kerasa, udah dua setengah tahun mengabdi belajar di Institut Pertanian Bogor (IPB), terkhusus di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan (ITK). Tahun 2017 ini, kurikulumnya berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yakni adanya peminatan. Mau pilih Ilmu Kelautan (IKL) atau Teknologi Kelautan (TKL)? kalau dulu, semuanya dilahap, gak ada pisah-pisah begini, hmm.
Well, sebenarnya ini bagus untuk orang-orang yang sudah yakin-pasti-teguh-minat ke antara dua pilihan itu karena akan lebih terarah kedepannya. Kayak temen gua yang minat Penginderaan Jarak Jauh udah pasti masuk TKL, atau temen gua satunya lagi yang dari awal masuk udah minat Hidrobiologi maka pasti masuk IKL, atau temen gua yang dulunya bingung tapi setelah mengecap kenikmatan Oseanografi Fisik sekarang mantap pilih IKL. But how about me? Ngambang.

Sebelum adanya penjurusan, mahasiswa ITK telah dibekali mata kuliah dasar dari ilmu dan tekno tersebut, misalnya untuk Ilmu
  1. Oseanografi Umum
  2. Biologi Laut
  3. Bioprospeksi Keluatan
  4. Oseanografi Fisik
  5. Oseanografi Kimia
  6. Dasar-dasar Solusi Analitik Gerak di Laut
  7. Hidrodinamika
 dan teknologi kelautan
  1. Dasar-dasar Instrumentasi Kelautan
  2. Dasar-dasar Akustik Kelautan
  3. Dasar-dasar Pengindaraan Jauh kelautan 
  4. Instrumentasi Kelautan
  5. Akustik Kelautan
  6. Pemrosesan Citra
dan mata kuliah pendukung lainnya, kayak Metode Statistika, Meteorologi dan lainnya (kebanyakan).
 
 Jadi gini, masig-masing peminatan itu ada dua laboratorium
IKL: Oseanografi dan Hidrobiologi.
TKL:Akustik & Instrumentasi Kelautan dan  Inderaja & SIG Kelautan 
         (biar singkat bilang AIK dan PJK aja ya? Oke). 
Kalau sepemahaman gua, gua belum konsultasi sama dosen. Ini cuma prediksi dari hasil-belajar-mata-kuliah-yang-udah-pernah-gua-dapetin dan melihat-judul-nama-mata-kuliah-baru-di-IKL-TKL yang dibumbui otak imajinasi gua aja.  
Hidrobiologi itu lebih belajar ke makhluk hidupnya, kayak biologi, biogeografi, atau bioprospeksi. contoh hewan karang ternyata bisa dijadikan bahan antikanker loh, atau persebaran mangrove/lamun dengan kerapatan dan keanekaragamanya, atau peran/asosiasi mamalia laut terhadap lingkungannya (dugong sudah jarang ditemukan di seagrass!), atau penyu laut si lemak numpuk tertipu makan mikroplastik :(
Oseanografi lebih ke analisis dan komputasi serta pemodelan. btw, ose sendiri banyak cabangnya, dari ose-fisik, ose-kimia, ose-bio-geologi, ose-lingkungan, dan ose-perikanan. too many ose. tapi yang pasti yang dipelajari adalah dinamika laut itu sendiri, yang nantinya dijadikan pemodelan dimana kalian bisa jadi cenayang (katanya), you will know pergerakan massa air di waktu yang bbeelluumm terjadi, misal besok atau tahun depan gitu. disini kalian bakal bertemu rumus dari banyak orang hebat serta program yang bahasanya aduhay.
Akustik dan Instumentasi Kelautan, hmm, akustik bercerita tentang apa yang dilihatnya dari pantulan suara yang dipancarkan ke laut. bisa ikan, lamun, dasar laut, minyak bumi atau apapun itu dengan alat canggihnya, Echosounder, Sonar, EP-500dan lain sebagainya kemudian hasilnya dapat dilihat dan diproses oleh software echoview, EK-500, Sonar 5 Pro, Bathy2010, Visual Acquisition dan lain-lain. Terus Instrumentasi Kelautan mengenalkan kita akan peralatan yang membantu dalam pengambilan data laut, bisa mooring  buoy,  remote  operating  vehicle (ROV), Autonomous Underwater Vehicle (AUV), dan masih banyak lagi, tanpa melupakan analisis numerik, sinyal, transformasi, filter dan bahasa aneh lainnya (baca:program).
Inderaja & SIG Kelautan intinya pemetaan hasil penginderaan jauh! dan gak jauh-jauh dari yang namanya satelit, mulai dari landsat, NOAA, SPOT, IKONOS dan masih banyak lagi! Yang kalau mau hasil data citra yang bagus, kalian harus punya banyak duit buat beli citra itu, atau kalian harus bekerja sama dengan pihak yang bersangkutan biar dapet gratis. Keren bro! mainannya cuma ngedit hasil citra jadi peta yang lebih bisa dipahami, bekualitas baik, dan terpercaya keakuratannya! kalian mau liat persebaran klorofil pada bulan sekian banyak dimana? bisa. tracking penyu laut? bisa. daerah penangkapan ikan terbaik? bisa. anomali suhu laut pun bisa diketahui!

Kalau disuruh milih, gua lebih suka Oseanografi dan PJK. Gua suka Oseanografi karena disana membahas perubahan iklim, suhu muka laut, blue carbon, dan lainnya, yang walaupun pusing membingungkan tapi tetap menarik karena emang dasaar gua dulunya pengen teknik lingkungan jadi pasti kepincut beginian. Terus PJK? karena keren! kita bisa tahu keadaan kondisi laut dengan bantuan satelit, tinggal edit-edit citra macam ngedit foto. pemantauan jarak jauh dari langit, satelit, remote sensing. Yang mengingatkan gua akan astronomi yang gak kesampean.

Jadi, minat apa dong? KRS bentar lagi woy.. mau ilmu apa tekno? tentukan pilihanmu!

*brb konsul dosen dulu dah..

Sunday, 6 November 2016

Celotehan orang yang udah lama gak ke toko buku

hi there! saya rasa saya berubah. Ada hal yang saya rindukan dari saya yang dulu. Apa sih?

ini, udah jarang nyentuh novel.
percaya gak percaya, saya udah jarang banget sama yang namanya baca novel, kalian boleh liat akun goodreads saya, tahun ini sampe sepuluh buku aja belom nyampe. Padahal di kost saya ada beberapa buku yang belom terbaca. Penulis kesukaan saya aja, belom saya baca sampai sekarang-_- weirdooooo, terus kemarin, saya mampir ke Gramedia PVJ sama temen saya dan saya nyeletuk bilang udah jarang baca dan dia terheran-heran..

btw, ketika saya ke toko buku itu, sumpah kangen banget. Saya datengin  rak novel fiksi, banyak banget nama penulis baru yang baru saya liat. cover-cover buku yang lucu, tapi itu gak bikin saya tertarik karena saya berprinsip saya akan membaca buku penulis baru kalo di review goodreads mengatakan bagus kekekek.

lalu saya beralih ke rak novel fantasi, isinya gak jauh-jauh beda, cuma sedikit tambahan buku-buku baru. sumpah kangen banget sama buku yang tebelnya lebih dari 500 halaman. Saya cium wangi kertasnya, saya buka-buka halamannya (itu bukunya emang plastik sampulnya udah lepas, bukan saya yang copotin yak!), tapi akhirnya saya tetep gak beli, haha. Kebiasaan saya itu kalo mau beli buku cari di goodreads dulu, kalo reviewnya banyak bilang bagus, saya beli, kalo nggak, ya nggak beli, gamau nyesel karena punya novel yang jelek gitu dehhh.

Ngomong-ngomong novel fantasi, saya jadi agak bosan sama dystopia fantasi, inti ceritanya hampir  sama semua, jadi kurang tertarik. Fantasi yang masih saya minati itu: kalo ada dewa dan makhluk-makhluk anehnya macam golem jin dan peri. Sumpah jadi kangen Bartimaeus nya Jonathan Stroud sama Fablehaven nya Brandon Mull. Kenapa mereka udah tamat sih? kangen banget sarkasnya Barty :( kedua serial buku yang sebut tadi adalah the best book ever!