Showing posts with label novel fantasi. Show all posts
Showing posts with label novel fantasi. Show all posts

Wednesday, 16 July 2014

The 5th Wave #1

Judul: Gelombang 5 (The 5th Wave #1)
Penulis: Rick Yancey
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Terbit: Desember 2013
Tebal: 576 hlm.
ISBN: 978-979-22-9115-5
Setelah Gelombang 1, hanya kegelapan yang tersisa.
Setelah Gelombang 2, hanya orang-orang beruntung yang lolos.
Dan setelah Gelombang 3, hanya yang tidak beruntung yang bertahan.
Setelah Gelombang 4, hanya ada satu peraturan: JANGAN PERCAYA PADA SIAPA PUN.

Alien menyerbu Bumi dan menyapu habis manusia dalam beberapa gelombang. Cassie berhasil bertahan sejauh ini. Menurutnya, untuk tetap hidup, ia harus sendirian. Sampai ia bertemu Evan Walker. Cowok misterius itu mungkin satu-satunya harapan Cassie untuk menyelamatkan adiknya—atau bahkan menyelamatkan dirinya sendiri. Namun, Cassie harus memilih antara percaya atau putus asa, melawan atau menyerah, hidup atau mati.

Pertama liat covernya. Wiihh, keren! Ngegambarin banget sinopsis yang di belakang. Dan emang sampulnya gak kalah keren dari sampul luar yang asli. Terus ada tulisan "Seru, seperti Hunger Games". Waah, makin semangat buat baca kayaknya bakalan seru nih. Dan pas liat bookmarknya, duh, kok kecil sih? bukunya tebel, pembatasnya kecil -_- Tapi, rapopo daripada gak ada.

pict source
Awalnya, aku kira cerita bakal dimulai dari gelombang 1, terus ke gelombang selanjutnya. Eh, ternyata langsung ke gelombang 5, dan yap flashback, penulis cuma ngasih tau sedikit hal tentang Gelombang-Gelombang sebelumnya.

--Gelombang 1: Listrik Padam
-----Gelombang 2: Tsunami
--------Gelombang 3: Wabah Sampar
------------Gelombang 4: Peredam.............hlm.9
Jadi, ada apa di gelombang 5?

Di awal harusnya cukup seru, apalagi alurnya yang maju-mundur, tapi entah kenapa dibuat akunya bosan. Tapi begitu menginjak halaman seratusan, bosannya mulai terangkat sedikit demi sedikit.

Setiap pergantian Point of Viewnya membingungkan. Yap, di awal kita dikasih sudut pandang Cassie, selanjutnya dibawa ke sudut pandang orang lain yang gak ada ciri-ciri hubungannya dengan bab sebelumnya. Yaa kedepannya sih iya mulai ngerti, tapi awalnya itu lho, membingungkan. POVnya ada 4 orang. Cassie, Ben Parish, Sammy, dan Evan Walker. Dan sebenarnya ini cerdas dan menarik, cuma masalah ini-bagian-siapa-ya-yang-ceritanya aja yang ngebingungin.
pict source
I like all of the characters, but I really-really love Sam and Zombie so much, hehehe
Sam, yaampun, adiknya Cassie ini menggemaskan sekaliiii, lucu, polos banget, aahh mau deh punya adik satu kayak gini. Ikut sedih waktu dia dipindahin ke kamp lain. 
Cassie, sejauh ini dapat bertahan sampai gelombang 4. Sendirian. Misinya sekarang adalah menemukan Sam, adiknya yang dibawa ke markas alien(keliat dong, segimana sayangnya dia sama adiknya?). Cassie ini tangguh dan gak menye, tapi dia ini orangnya gak percayaan banget. Iya, semua emang karena Allien attack, tapi ketidakpercayaannya ini membuat dia tidak berperasaan juga. 
Ben (cowok yang Cassie suka sebelum ada alien datang) dan pasukannya juga gak kalah asyik, Ben ini dibawa ke markas alien. Tapi misinya adalah balas dendam ke orang yang bunuh adiknya. Dia ini baik banget, lovable, bahkan aku lebih suka dia daripada Evan (sorry Evan). Pasukannya juga keren, sebenernya Ringer aja sih yang keren, tapi yang lainnya juga seru dengan sifatnya masing-masing kok. 
Evan, yaa kayaknya cowok satu ini bakalan disukai banyak cewek (tapi kok aku biasa aja ya?), dia pahlawan  banget, perhatian banget, dan misterius juga. Tolong garisbawahi misteriusnya.
pict source
Ohya, Alien di sini bukan kayak di kartun animasi yang mirip monster, hijau, dan makan otak manusia. Tapi, kayak The Host-nya Stephanie Meyer gitu, hidup parasit pada manusia. Jadi, aliennya menyusup ke bayi dan tinggal di sana, tidur, dan saat usia lima tahun, alien itu bakal bangun. Cuma bedanya kita gak dikasih tau bentuk aliennya gimana, nggak kayak The Host. 

Di halaman 36, ada kata tampon. Karena penasaran aku jadi cari ke google, dan ternyata he-he-he *malu sendiri, padahal itu keperluan cewek, tapi wajar dong gak tau! Aku kan gak pake itu ._.*

Seperti aku bilang, plotnya makin kesana makin keren. Penggunaan kalimatnya, pengaturan katanya juga unik. Detail. Ketidakpastiannya juga dapet banget.

Peraturan Pertama: JANGAN PERCAYA PADA SIAPA PUN.

Thursday, 3 July 2014

A World Without Hero (Beyonders #1)

Judul: Dunia Tanpa Pahlawan (Beyonders #1)
Penulis: Brandon Mull
Penerbit: Nourabooks
Terbit: November 2013
Tebal: 590 hlm.
Genre: Fantasi, Magic
ISBN: 978-979-433-719-6

Sinopsis dari Goodreads:

Denting musik muncul dari air … dari arah kuda nil yang terbenam. Melodinya asing, dengan berbagai harmoni dan melodi tandingan yang saling menjalin …. Tiba-tiba makhluk pemalas itu menyerbu dengan mulut menganga, dan denting musik terdengar lebih keras daripada sebelumnya.

Sebelum Jason sempat bereaksi, tangannya sudah mencengkeram lidah yang lengket itu dan wajahnya meluncur di permukaan yang berminyak … melaju di sepanjang terowongan yang gelap dan licin.

Dalam penderitaannya, musik itu terdengar keras sementara Jason meluncur di sepanjang koridor yang lembap. Dia berusaha berpegangan pada kedua sisi terowongan untuk memperlambat lajunya, tetapi gagal, hingga sekonyong-konyong lengan dan kepalanya muncul dari celah sebatang pohon sekarat, dekat sebuah sungai yang diapit tumbuhan pakis.

Dan dia pun tiba di sebuah negeri tanpa pahlawan. Negeri yang telah ditutupi kegelapan seorang penyihir jahat yang menghantui seluruh kota. Sebuah negeri bernama Lyrian yang akan membawanya dalam petualangan epik penuh tantangan.

****

Pertama liat novel ini langsung mupeng gara-gara: (1) Brandon Mull cuy! Masih inget seri fablehaven? yap, aku suka banget seri itu makanya aku gak ragu minta ini novel ke kakak aku, hehehe. (2) Dapet rekomendasi dari temen-temen PNFI dan di goodreads juga seru pada mau baca ini. (3) Bahkan Rick Riordan, penulis Percy Jackson seri itu juga bilang ini bagus.

Dan, akhirnya, sampailah kakak aku ngasih ini buku. Gak sabar, aku langsung baca dan *maafkan kebiasaanku* aku tiba-tiba keinget Narnia, soalnya sama-sama masuk ke dunia-bukan-bumi. Tapi cara masuk si Jason ini unik banget, masuk ke mulut kudanil! Astagah, kebayang lengketnya, hehehe. Makin buka halamannya, makin aku tenggelam aku sama tulisannya.
Jason ini orang bumi biasa, yang semua keluarganya dokter gigi, makanya dia juga terpaksa harus jadi dokter gigi, tapi sebenernya dia suka dunia hewan, makanya dia magang di kebun binatang, dan saat tak terduga itu pun datang. Dia jatuh dan ditelan kudanil, kemudian muncul di dunia Lyrian.

Ternyata, Jason ini emang dipanggil karena masyarakat sana bahkan sudah merelakan banyak jiwa untuk mendatangkan pahlawan. Tapi Jason bukan pahlawan, dia cuma pribumi yang ingin balik ke bumi, dan satu-satunya cara itu dia harus ketemu Maldor, satu-satunya penyihir yang masih hidup dan terkenal sangat kejam, dan kali aja dia tahu portal kembali ke bumi. Dan untuk berhadapan dengan Maldor, Jason harus jadi musuhnya, dan dia juga berkewajiban mengumpulkan kata yang diyakini bisa menghancurkan Maldor. Cerita lengkapnya, baca sendiri! Ohya, Jason punya pasangan pahlawan, namanya Rachel.

Alurnya rapi, Jason dari satu tempat ngambil satu suku kata, itu juga gak sembarang ambil, selalu ada tantangannya, dan setiap tempat itu unik dan menarik makanya aku gak bosen bacanya, dua hari cukup. 

Humornya asyik, karakternya seru, makhluk-makhluk ciptaannya keren! kayak Amar Kabal dan Pemindah, you have to read it, if you wanna know what are they ._. Yang pasti, mereka menarik! Apalagi Ferrin, dia lovable banget, sayang dia teguh sama pihaknya-_-

Pas Bab 'Pythoness', aku udah dibuat penasaran sama peramal satu ini, sayang, yang ada cuma anaknya, Corinne, tapi kenapa subbabnya masih nama peramal itu, bukan anaknya ya? ._.
Oh, aku juga baru tahu ternyata orang Lyrian bilang bumi itu Beyond, jadi bisa disimpulkan bahwa Beyonders adalah orang bumi.

Menjelang akhir tegangnya beneran dapet. Apalagi akhirnya yang uh-oh kok bisa gitu sihhh? Jadi pengorbanan jason itu cuma.........aahhh, mana buku dua, MANA? mana uang, MANA? OH! ternyata itu yang bikin Galloran begitu, pantes aja sih dia tetep gak tahu, orang dia buta. Bahh.

Bagian favoritku: waktu Jason linglung di negeri terbenam, terus ketegasan Jason di Harthentam, dan waktu Jason, dalam pengaruh bisa ular, bilang apa saja ketakutannya, ngakak berat aku di sana, wkwkwkkw.

Ini ada video yang cukup menggambarkan gimana ceritanya Beyonders, keren, minus orangnya ya, aku kurang impressed, hehe ._.
Ohya, di pertengahan aku sempet nanya, Brandon Mull bikin side story buat Galloran gak ya? aku penasaran soalnya sama dia._.

ehm, aku suka cover Mizan dibanding yang asli ._. Dan terakhir, kok sinopsis di belakang bukuku beda dari yang di goodreads ya? Soalnya yang aku ini:

Sang Pangeran bergayut dalam kegelapan ... belelenggu kuno pada rantainya menggigit pergelangan tangannya ... Di kejauhan dia mendengar suara jeritan teredam yang bergaung menggelisahkan. 
Selama ditawan, dia disiksa habis-habisan. Namun, apa pun siksaan yang dideritanya, apa pun pertanyaan yang telah mereka ajukan, dia belum menyampaikan sepatah kata pun. Dan, tak sekali pun dia menjerit kesakitan. Entah racun apa saja yang sudah dijejalkan ke dalam kerongkongannya, tapi segala upaya mereka untuk mengeruhkan benaknya dan memperlemah tekadnya gagal. Sang pangeran hanya fokus pada satu hal: diam. 
Dia hanya akan bicara satu kali, yakni sebuah kata kunci Edomic sejati, mantra mematikan. Dia hanya akan berbicara pada satu orang: sang Kaisar. 

Monday, 13 January 2014

Pretties #2

Judul: Pretties
Seri: Uglies #2
Penulis: Scott Westerfeld
Penerbit: Matahati
Terbit: 28 Oktober 2010
Tebal: 384 hlm.
Sinopsis:


Tally akhirnya mendapatkan segala yang diinginkannya: wajah cantik, punya pacar tampan, bergabung dengan kelompok paling populer di Kota Rupawan Baru. Semuanya begitu sempurna...

Namun, di balik kegemerlapan itu, ada yang tak beres dalam diri kaum rupawan. Sebuah pesan dari masa lalu mengingatkan Tally akan misinya untuk memulihkan cara berpikir kaum rupawan, yaitu menjadi kelinci percobaan bagi suatu pil penyembuh.

Bersama teman-temannya, Tally diam-diam melakukan pemberontakan. Tanpa disangka, hambatan justru datang dari sahabatnya sendiri. Ketika pertengkaran mereka memuncak, Tally harus berjuang untuk keselamatannya, karena pihak berwenang kota tidak akan segan-segan melawan siapa pun yang merintanginya.
***

Buku pertama dari novel ini yaitu Uglies yang kalian bisa liat reviewku di sana.

Dimulai saat Tally sudah menjadi rupawan, entah kenapa aku bosen sama tingkah manjanya kaum rupawan yang nempel di Tally. Oke, harusnya aku ngerti sama sifat para rupawan kayak gitu dan Oom Scott ._. udah berhasil melakukannya, sayangnya akunya aja emang gak suka kaum rupawan-_-

Sampai Tally ketemu Zane, ketua Crim--kelompok yang masih mengingat kenakalan mereka saat menjadi buruk rupa-- dan mencari petunjuk yang ditinggalkan Croy, Ia dan Zane lama kelamaan menjadi jernih pikirannya. Memang butuh perjuangan keras untuk memecahkannya karena mereka memiliki otak kosong milik rupawan yang bermasalah. Akhirnya Zane dan Tally mendapatkan pil perjanjian Tally saat masih buruk rupa yang ditinggal Croy, di sana ada 2 pil, Tally yang masih ragu untuk memakan kedua pilnya tapi gak rela juga kalo Zane harus makan kedua pilnya, ditambah di depan pintu sudah berkeliaran para special. Akhirnya Tally memutuskan untuk membagi kedua pil itu, satu untuknya dan satu untuk Zane. *Dan di sanalah petaka yang sebenarnya._.*

Cerita dilanjutkan dengan pertunjukan-pertunjukan gila lainnya agar teman-teman rupawan lainnya ikut merasakan kejernihan di otak mereka walau sedikit. Lumayan lah, gak ngebosenin banget. Tapi semua langsung berubah pas mereka berencana untuk benar-benar kabur! Tally, Zane, Fausto, Peris, tanpa Shay karena dia menghilang setelah terkahir kali berkumpul bersama Cutter. Mereka akhirnya bisa kabur! Sayangnya Tally tertinggal jauh saat akan terjun dari balon udara *iya, mereka kabur pake balon udara*. Semua karena Peris yang merubah pikiran-_- Tapi untungnya Tally bisa terjun juga, namun di tempat terisolasi dan dia bertemu Andrew yang mengaku bahwa kaum Rupawan adalah Dewa. 

eeehhhh, gak kerasa aku udah nyeritain banyak. Heup ah! Pokoknya darisana Tally berusaha untuk menermukan Smoke Baru dan di sana dia mendapatkan kejutan bertubi-tubi, kejutan apa? baca weh lah._.
*

Seperti biasa fantasi-dystopia lainnya, ada cowok baru yang suka Tally, Dan Tally juga suka sama dia? Lah, terus David? Gak taujadilah cinta segitiga. 
karakter favoritku siapa? Fausto! Dia lucu, namanya juga keren._. 
Oh! di sini nama panggilannya ditambah-tambah, kayak Tally jadi Tally-wa terus Shay-la, dan lain-lain yang awalnya agak aneh, gak jelas apa maksudnya-_-


Aku suka cover matahati, rupawannya dapet, kayak barbie :3 tapi serem juga pas ngeliat itu cover dari jauh, kayak buku itu lagi ngeliatin aku dong. Makanya tiap disimpen bagian belakangnya terus yang ngehadep ke luar.
*

Ngamuk berat dong aku pas nemu halaman di buku hilang 16 halaman terkahir! Gyaaaa kenapa bisa gak sadar sih? Belinya pun udah lama banget, gak mungkin dituker dong? mana obral pula._. Supaya gak mati penasaran aku langsung nyari pdf nih buku, untungnya ada tapi bahasa inggris, gak apa-apa lah yang penting tau lanjutannya. Lagian kata-katanya masih bisa dimengerti, gak susah-susah amat dan masih ada kamus yang menemaniku :3 Dan ternyata penasaran itu masih berlanjut ke seri berikutnya. Dan mau tau kalimat terkahir dari sana?

Face it Tally-wa, You are Special.

Kayaknya tiap buku emang dikhususin untuk Tally, di Uglies dia buruk rupa, di pretties dia rupawan dan di Special dia juga special! penasaran dia bakal gimana!

**Eh, pas nemu tempat downloadnya, aku jadi ketagihan download novel-novel lain-_- Mau tau di mana? Mahacopia. Novelnya seru

Monday, 6 January 2014

The Death Cure #3

Judul: The Death Cure
Seri: Trilogy Maze Runner #3
Penulis: James Dashner
Penerbit: Mizan Fantasi
Tebal: 492 hlm.
Terbit: Februari 2012
ISBN: 9789794336786

Keadaan makin tak terkendali. Penculikan manusia kebal terjadi dimana-mana. WICKED menyebarkan foto Thomas sebagai buronan paling dicari dengan imbalan tinggi. Kejutan justru muncul di Denver, kota dengan pengamanan superketat terhadap penyebaran virus Flare. Seorang kawan lama muncul. Bagaimana mungkin? Bukankah dia sudah mati di tangan Thomas?

Siapakah otak di balik penculikan itu? Mengapa mereka menculik manusia kebal? Sementara itu, WICKED mempunyai rencana baru yang tak kalah gila dan Thomaslah satu-satunya orang yang bisa menggagalkannya. Sanggupkah Thomas kembali ke neraka itu demi menghancurkan rencana yang mengancam kelangsungan hidup umat manusia?

***

buku ketiga alias buku terakhir yang aku baca bulan oktober. Masih lanjutan dari yang kemarin, kekacauan masih ada, juga kematian masih ada! hyaaa, kalo inget mati suka kebayang Chuck dan sekarang temen cowoknya Thomas :"( sedih banget. Siapa? baca aja ;p
*

SPOILER ALERT!!

(Mungkin ini bukan review yang baik, tapi boleh dong kasih pendapat sedikit-sedikit? hihi. thanks)

Setelah berhasil keluar dari Schorch Trials dan datang ke tempat Wicked. Mereka semua akhirnya sudah terlepas dari percobaan seperti maze maupun schorch trials, kini mereka harus berhadapan dengan kenyataan yang sesungguhnya. Di mana dunia dipenuhi crank--semacam zombie--. Dan diberitahu bahwa obat yang sudah dijanjikan wicked sebenarnya tidak ada. Tapi di sini juga di kasih tau kalau kebanyakan dari mereka kebal jadi mereka gak akan jadi crank, namun ada juga diantara mereka yang crank. Thomas yang sudah kesal setengah mati sudah tak memercayai Wicked. Dan malah mereka berusaha kabur dari sana. Mereka kabur dan diculik dan bernegosiasi dan menyerang dan menyelamatkan dan bebas._.
Sumber: di sini
Kesalahan adalah ketika baca buku, aku liat bagian akhir untuk liat halaman, dan kebaca kalimat terakhir. hyaaa, spoiler sekali. Sebenernya gak spoiler-spoiler amat sih, dan untungnya pas baca juga gak keganggu sama kalimat itu, akunya kebawa suasana. 

Dan Thomas sekarang gak ngikutin prosedur, dia bikin kacau nih kalau gitu? oke, aku suka Tom yang gini! heheh. atau malah nggak? deuuhh, bingung yang anehnya bikin penasaran.

Newt! sedih deh liat dia, apalagi pas ngeliat dia dibunuh, sama Thomas lagi, emang Newtnya yang minta tapi tetep aja sediiihhh. Tapi sebelum itupun udah prihatin duluan ngebaca dan ngebayangin perubahan Newt. Iya, ternyata Newt tidak kebal, dia mengidap flare ternyata pemirsaaahhh, haaaa D:

Newt! Astaga, aku awalnya sebel dan marah sama Thomas karena ngelakuin ............. tapi pas tahu endingnya bakal gitu sih aku berterima kasih sama Thomas *jadi malu sendiri*  Tapi tetep sedih! Newt yang dari awal selaluuuu barengan dan sekarang harus.............

Ada yang kontradiktif nih,Galley kebal tapi tadi nggak 192-198 thomas gak tau apa2 sm tujuan thomas itu balas dendam tp pgn nyelametin newt.

sumber: di sini
Keren sih, ketegangannya juga dapet pas bagian menuju akhir. karakternya?

  • Tapi Thomas yang pemberani itu  entah kenapa jadi gak sekuat waktu Thomas pertama kali muncul, tapi cukup kuat bila dibanding dia di Schorch Trials, buku kedua.
  • Haaaa, terus Teresa, aku juga seneng dia berakhir seperti itu *evil laugh* *emaap Teres._.* tapi kalo nggak gitu kasian ke kamunya juga
  • Brenda, tetep suka dong.
  • Jorge cuma aktif di menjelang akhir nih.
  • Minho yang paling setia!
  • Galley omaygat, dirimu kembali! Dan kau baik, Wicked juga jahat tapi seseorang telah menyelamatkannya sehingga ada kebaikan pada Wicked, cukup setimpal.

Ah, akhir cerita yang tidak menyenangkan buat ku, Happy ending, tapi kok kayak gini sih? Aku mengharapkan lebih pak James._. Udah mau kasih 4 bintang tapi pas tau ending begini jadi turun setengah deh, 3,5 bintang.

Untuk cover aku lebih setuju sama Mizan dibanding yang luar, lebih ada kesan terhadap kehancurannya gitu. Jalan ceritanya emang agak lambat, tapi pendeskripsian pergerakannya masih bagus. Aku gak nemuin quote tapi makna amanat mereka sampe. Yaitu persahabatan dan kepercayaan  mereka, good point!

Pertanyaanku adalah:
Jadi mereka semua udah dibawa ke Maze, ke Schorch, itu gak membuahkan hasil? Jadi itu semua percuma? Padahal bakal ngira kalau obat itu ada, sehingga Newt bisa sembuh.

Dan aku pengen tahu nama asli Thomas, di sini emang nyeritain  masa lalunya. Tapi nama aslinya siapa sih? Sebelum dia diambil sama Wicked namanya gak mungkin itu kan?

Oke, cuma segitu, em bentar deh, ada satu lagi, novel ini side story-nya gak yaa? kalo ada pengen baca.  

Wednesday, 18 December 2013

Uglies

Judul: Uglies
Seri: Uglies #1
Penulis: Scott Westerfeld
Alih bahasa: Yunita Chandra
Terbit: 29 April 2010
Pernerbit: Matahati
Tebal: 432 hlm.
ISBN: 602859012-6
Rate by me: 3,5/5

Tally Youngblood akan berusia enam belas tahun, dan dia tak sabar menunggunya. Di dunia Tally, umur enam belas tahun berarti perubahan dari buruk rupa menjadi rupawan. Dengan menjadi rupawan, dia akan memasuki dunia berteknologi tinggi yang menawarkan kehidupan bersenang-senang. Tinggal beberapa minggu lagi, Tally akan memasuki dunia tersebut. 

Tetapi dia berjumpa dengan Shay, sesama buruk rupa, yang tidak yakin mau berubah menjadi rupawan. Saat Shay melarikan diri, Tally mempelajari suatu fakta dari dunia rupawan—yang mengguncangkan dan ternyata tak secantik wujudnya. 

Tally berada dalam situasi terburuk yang tak pernah dibayangkannya: mengkhianati temannya sendiri atau tak akan berubah menjadi rupawan sama sekali. Pilihan Tally akan mengubah dunianya untuk selamanya.
***

Aku gak bakal cerita lagi karena sinopsisnya udah cukup nyeritain, walau gak detail. Aslinya lebih seru. Emang awal baca masih biasa aja, masih tahap mencerna informasi, terus dilanjutin sama aksi Tally si juling dan Shay si ceking yang bengal, mereka berniat melakukan aksi kenakalan sebelum nyampe umur 16 tahun dan dioperasi jadi rupawan. Dan tiba-tiba, seminggu sebelum keduanya ulang tahun, Shay pergi ke Smoke, tempat dimana orang-orang buruk rupa yang tidak ingin berubah menjadi rupawan. Shay mengajak Tally tapi Tally lebih ingin jadi rupawan, berwajah rupawan yang mampu mengalihkan dunia serta Peris, sahabatnya yang dulu menunggunya. Tapi, setelah hari-H, kenapa para dokter tidak juga mengoperasinya? Dan malah membawanya ke tempat rupawan bengis. Special Circumstances.
*

Waktu baca, agak bosen karena gak tahu kenapa kebengalan Tally yang menyusup ke kota rupawan, yang harusnya bikin deg-deg-an malah biasa aja, yaaa mungkin karena tahap pencernaan cerita kali ya. Nyampe rada ke tengah baru keliatan seru! Pas macem-macem konflik datang ke dia. Tentang pengkhianatannya yang takut terbongkar, tentang kecurigaan Croy, ketertarikan David, dan kecemburuan Shay, dan lagi kenyataan yang sebenarnya pada kaum rupawan yang baru saja diketahui Tally. eh, gak ngerti ya? baca aja sendiri makanya huehheeh.

Buku ini udah lamaa banget pengen aku baca, tapi baru sempet sekarang._. Dan setelah baca malah bikin penasaran pengen tahu kisah selanjutnya. Penasaran sama endingnya! bukan ending buku ini tapi ending dari keseluruhan cerita.

Ohya, buku selanjutnya itu kan Pretties, terus Special, lalu Extras (yg belum terbit, entah akan terbit atau tidak karena penerbitnya udah regenerasi). Di buku pertama ini udah menyinggung pretties/rupawan dan Spesial/rupawan bengis tapi kalo extra belum dapet clue apa-apa -_- Dan kayaknya judul buku selanjutnya ngikutin peran utama ya? Di buku pertama waktu dia buruk rupa, kedua pas rupawan? Gitu kali ya? Tapi gak tahu deh, kita baca dulu untuk melihat yang sebenarnya. hohoho.

Ceritanya cukup bagus, ngalir. karakternya juga lumayan, sangat pas dengan ceritanya menurutku, cuma pas kisah cintanya Tally berasa ada yang ngeagenjel soalnya, pertama Tally gak yakin ada yang namanya sosok David, terus pas Shay bilang dia suka David, eh Tally jadi ikut-ikutan suka sama David-_- tapi kesananya bagus kok. Untung Shay berubah jadi..............kan dia tak perlu merasakan..................tapi gak tau juga deh, cerita di buku selanjutnya. Tuh kan aaaaa penasaran! 

Wednesday, 11 December 2013

Seraphina

Judul: Seraphina #1
Penulis:  
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Terbit: Mei 2013
Tebal: 544 hlm.
ISBN 13: 9789792296211
Bonus: Poster!
Blurb/sinopsis:
Selama empat dekade, manusia dan naga di kerajaan Goredd berdamai. Kaum naga mewujud menjadi manusia dan menyumbangkan pikiran mereka yang rasional serta matematis. Namun, akhir-akhir ini hubungan di antara kedua kaum memburuk. Apalagi ketika salah satu anggota kerajaan terbunuh dan ada kecurigaan bahwa pelakunya naga.

Sebagai musisi yang sangat berbakat, Seraphina Dombegh bergabung dengan kelompok musisi istana. Ia kemudian mau tidak mau terlibat dalam penyelidikan pembunuhan itu, bekerja sama dengan Pangeran Lucian Kiggs yang sangat awas.

Sementara mereka mulai membongkar rencana jahat untuk menghancurkan perdamaian, Seraphina berjuang melindungi rahasianya sendiri, rahasia di balik bakat musiknya yang luar biasa, rahasia yang begitu mengerikan sehingga dapat membahayakan nyawanya.
****



20 Agustus 2013
Mulai baca agustus, terus ditinggal berbulan-bulan karna gak mood, dan dilanjutin bulan oktober dan tamat, ternyata ceritanya lumayan, jadi Seraphina ini bukan manusia utuh, terus apa? baca. Dia ini suka musik tapi ayahnya ngelarang, tapi dia bersikeras sehingga ayahnya mengizinkan, dan dia harus sangat hati-hati untuk menjaga rahasianya. Oh ya, wilayah Phina tinggal ini, di mana Ratu Lavonda mengizinkan naga untuk berkeliaran asal dia dalam bentuk manusia, tapi tetap saja penduduk masih takut. Dan cerita pun mengalirrrrrrrrr..

walau awalnya agak malesin, (terbukti aku tinggalin lebih dari sebulan ini novel) tapi menuju tengah bagus kok sebenarnya, cuma bukan seleraku._. 

*psst, beberapa menit lagi kuota habis, riviu dilanjutkan nanti ya!


11 Desember 2013
Ya ampun! kemana aja aku ini sampe baru inget mau review nih novel-_-
Novel ini aku beli karena sebelumnya pernah denger kalau novelnya bagus, tentang naga-naga gitu (yaiyalah, keliatan banget dari covernya juga) dan akhirnya aku beli juga. ohya waktu itu aku beli karena aku tidak menemukan novel yang kuincar, jadinya malah kebeli ini deh. Dan maaf juga kalo bahasan reviewnya gak berurut._.

Pertama aku baca sih ini biasa aja, kelewat ngebosenin malah, ada sekitar satu atau dua bulan aku tinggalin ini novel, iya aku selingkuh sama novel-novel lain, maafin ya Seraphinaaaa! dan akhirnya setelah timbunan habis tapi aku masih kepengen baca jadi aku nerusin ini. 

eh ternyata gak seburuk yang aku kira, novelnya cukup bagus dan menarik! terutama sama karakter-karakter yang muncul di tamannya Phina (atau boleh juga disebut di visi yang diberikan ibunya Phina) (Phina itu nama panggilan Seraphina). Apalagi pas tau kalo mereka nyata dan memiliki 'kelebihan' masing-masing, keren deh, salut! Walau gak semua diceritain tapi tetep aja udah lumayan dapet poin plus!

Bersetting pada jaman dulu, di mana naga dan manusia hidup damai gara-gara Ratu lavonda, eh ternyata Phina, memiliki ibu yang.............dan akhirnya dia menjadi............lalu dia juga harus memakai baju tebal agar dapat menutupi..........wkwkwk monggo isi sendiri titik-titiknya kalo udah baca.

baca buku ini tuh kayak aku lagi cerita, bukan aku yang masuk ke dalam cerita, jadi berasa novel ini ngegunain sudut pandang ketiga padahal jelas-jelas tokohnya 'aku'. Cuma mungkin, penulis belum bisa membawa pembaca.

Tapi aku lumayan suka sama kecerdasan yang dimiliki Phina. Buku fantasi gak pernah gak diselingi kisah cinta ya? muehehe, iya, romancenya standarlah, Keberanian yang paling sering ditonjolkan.
Terus ya, pas baca bagian akhir, bakal ada lanjutannya ya? *dan udah terbit kalo di luar ya?* tapi kayaknya aku gak akan koleksi deh, bukan tipeku banget soalnya._. Tapi aku tetep bakalan baca kok, karena kalo udah sekalinya baca buku, kalo ada lanjutannya musti dilanjut ;)

Ngomong-ngomong soal cover, itu kayaknya Orma dan Ayahnya yang temu kangen deh, cuma temu kangennya ya gegelutan *plak* emmm, terus endingnya juga kurang mengesankan._.

Dan diantara banyak cover itu, sebenernya yang paling aku suka yang paling terakhir, karena ada cewek cantiknya *plak*salhfokus*

Tuesday, 20 August 2013

The Night Circus

Judul: The Night Circus
Penulis: Erin Morgenstern
Penerbit: Mizan Fantasi
Terbit: Januari, 2013
Tebal: 607 hlm.
ISBN: 978-979-433-754-7
literary awards







Bersiaplah memasuki Le Cirque des Rêves. Jangan terlalu terkejut karena sirkus ini bukanlah sirkus biasa. Di sini kau bisa menemukan Labirin Awan, khayalan-khayalan yang menjadi kenyataan, sari apel terlezat di dunia, Pohon Permohonan, dan wanita cantik dengan gaun penuh untaian surat cinta.


Dalam Le Cirque des Rêves pula, Prospero sang Pesulap menjadikan Celia, putrinya sendiri, sebagai ajang taruhan. Prospero mengharuskan Celia untuk bertarung dengan Marco Alisdair, yang merupakan murid dari musuh bebuyutan sang Pesulap. Selama bertahun-tahun, Celia dan Marco berusaha saling menjatuhkan lewat berbagai wahana dan atraksi mendebarkan: panggung ilusi, raven, selubung sihir, api unggun seputih salju, dan binatang-binatang dari kertas.



Namun, kompetisi itu terhambat saat mereka perlahan-lahan saling jatuh cinta. Dan keduanya semakin kewalahan saat sesuatu yang jahat mulai mencelakai, bahkan membunuh orang-orang di sirkus, satu demi satu ....
****

Late Post! So sorry._. Its been a long time when i already finished this novel, one or two weeks ago. But hey, i lose my enthusiastic to made this review, Gyahaha. So now I am making this review in order to not call it very late. Ok, this is it, the late post review of ---The Night Circus---!
Bersiaplah kamu memasuki sirkus bernama Le Cirque des Rêves, karena kamu benar-benar akan merasa seperti di sana. Iya, di awal itu ada sedikit halaman tentang kamu, iya aku tekankan lagi ya, kamu, yang baru masuk ke sirkus ini, di pertengahan tentang kamu yang melihat keadaan sekitar, kamu yang ikut mengunjungi tenda-tenda dan kamu yang dapet kartu *nah loh kartu apa? baca sendiri yaa*

Detailnya menakjubkan! Kalau aja novel ini difilm-in mungkin bakal bagus banget, karena pas baca detail detail yang mahadahsyat itu, terkadang aku antusias, atau malah males dan pengen ke jalan ceritanya.  Oh ya, ngomong-ngomong tentang film, katanya sih mau difilm-in, tapi entah juga ya, karena development yang buat. Tapi yaaa, liat aja kabar berikutnya yaaaa.
Widget dan Poppet
Poppet dan Widget
Dua anak yang diikutsertakan dalam permainan, ide permainannya sendiri seru. Jadi kedua anak ini dilatih untuk nanti menghadapi satu sama lain. Permainan ini juga berlangsung sangatlah lama, bertahun-tahun. Karena ternyata pemenangnya itu adalah orang yang...........*baca sendiri* Sebenernya cara bermain dan peraturannya sendiri diceritakan sangatlah lambaaaaaattt, iya, saking banyak detail tentang sirkusnya sendiri, makanya lebih bagus divisualisasikan aja kan ya? hehe. Tapi jujur jalan ceritanya bagus kok. Aku suka. Aku dibuat penasaran sama tokoh Bailey, aku dibuat sangat menyukai si kembar Poppet dan Widget, dibuat bertanya-tanya akan peran Friedrick, dibuat penasaran sama pria bersetelan abu-abu, dibuat menyenangi sama tokoh Tsukiko, dibuat bilang 'wow keren' sama gaun Celia yang kayka bunglon *ingat, bukan kostum!* dan dibuat takjub sama tenda buatan Marco . 
Percintaan Marco dan Celia, kedua pemain itu sebenernya bagus, cuma awalnya kurang, karena mereka saling menyukai karena alasan apa coba? *Baca! haha* kurang seru ide mereka-_-

Hey, hey, tahu gak? ada frase 'Wayang Indonesia' loh di novel ini, aku sendiri udah lupa di halaman berapa atau kenapa ada frase itu tapi beneran ada! Berarti budaya Indonesia semakin berkembang baik oleh negara luar. 
Terus-terus, di sini juga disinggung cerita Merlin, siapa yang gak tahu Merlin? Cari di google aja noh banyak ;p Daaaannn, di novel ini aku menemukan kata baru!  'Pengejawantahan'. Udah pernah denger sih sekali, jadi seakan diingatkan kembali, soalnya kata ini jarang digunakan bahasa Indonesia, ya gak? Dan artinya adalah menjelma, menjadi berwujud, menitis.

Satu yang terpikir olehku pertama kali waktu baca penggambaran tentang Sirkusnya, yakni Le Cirque des Rêves ini bernuansa hitam dan putih, yang diselipi semburat merah gara-gara rêveur. Nah di sampul malah merah dan emas, beuuhh warna sampul Mizan gak nyambung sama ceritanya! Walau memang bagus, iya aku suka gambarnya, tapi warnanya yang gak singkron sama cerita itu loh menyebalkannya.  Padahal hitam sama putih kan eksotis keliatannya._. Ini cover versi luar, yang warnanya lebih nyambung._.
"Orang-orang melihat apa yang ingin mereka lihat. Dan dalam sebagian besar kasus, mereka melihat apa yang sudah diberitahukan kepada mereka." pg.41

Aku cuma mau ngasi tahu bab mana yang paling berkesan, dan bab paling berkesan  adalah Kisah-kisah, iya waktu Widget sama pria bersetelan abu-abu bercakap-cakap, kalimat terpanjang yang diucapkan pria itu dan kalimatnya itu lohhh, bermakna banget. Keren. Mau ditulis tapi banyak, jadi kalian baca aja yaaa, yahaha.

Terus, mungkin beneran ada Revuer ya? Saking banyaknya yang suka sama novel inikah? Nyampe postcardnya novel ini juga ada, kurang keren apalagi coba? :)

Thursday, 1 August 2013

The Immortals of Meluha

Judul: The Immortals of Meluha (Shiva Trilogy #1)
Penulis: Amish Tripathi
Penerbit: Mizan Fantasi
Terbit: Juni 2013
Tebal: 586 hlm.
ISBN: 978-979-433-738-7


Meluha, sebuah kerajaan sempurna ciptaan Shri Rama yang dihuni oleh Dinasti Suryavanshi. Berabad-abad kemudian kerajaan ini tumbuh subur dengan para penduduknya yang nyaris hidup abadi. Tetapi, kini Dinasti Suryavanshi terancam bencana. Sungai Saraswati yang menjadi gantungan hidup tiba-tiba airnya menyusut. Selain itu, mereka juga menghadapi ancaman perang dari timur, Dinasti Chandravanshi yang bersekutu dengan kaum Naga, kaum manusia monster yang mengerikan.


Satu-satunya harapan adalah memenuhi ramalan legenda: kala kejahatan mencapai puncak dan musuh meraja, akan muncul pahlawan dari tanah tak terduga. Apakah Shiva, pemuda tak terdidik dari suku liar wilayah Tibet itu benar-benar pahlawan yang ditunggu? Apakah Shiva, yang hanya ingin menyelamatkan sukunya dari kelaparan bisa jadi pahlawan dinasti abadi Suryavanshi? Dalam kisah epik tentang kepahlawanan, cinta, dan perjuangan ini, kita akan mengikuti perjalanan Shiva, pemuda biasa dari suku terasing menjadi seorang mahadewa yang mengguncang dunia.
***

Aku suka cerita tentang dewa, Yunani lah yang paling jadi favorit. Tapi di buku ini, aku diperkenalkan dewa lain, Mahadewa dari India.  Disini menceritakan tentang Shiva yang waktu dia minum somra, lehernya jadi warna biru. dan taraaa ini lah si legenda, Sang Neelkanth --Penghancur Kejahatan-- telah datang. Shiva. Iya, disini nyeritain tentang perjalanan Shiva menjadi Mahadewa, yang dasar namanya dewa, pasti dong perilakunya baik. Shiva disini sangat pemberani, kuat, ramah, peduli, adil, rendah hati, dan semua sifat baik kayaknya ada di dia, humornya juga lumayan. 

Di awal kita dikenalkan sama budaya disana, terutama agama Hindu, terus kita dikenalkan dengan peperangan antar dua sisi, Suryavanshi dan Chandravanshi, semua itu karena perbedaan pendapat dan menganggap kelompoknyalah yang paling benar. Diselingi sama kisah cinta Shiva dengan Sati, Sati ini tokoh yang menarik, berpendirian teguh dan pemberani. Seru waktu baca bagian Shiva untuk bisa buat Sati terkesan dan bangga sama dia. 

Alurnya menarik, penuturannya juga asyik. Tiap ada perkelahian diceritain dengan detail, jadi ada kesan Art of the War-nya gitu. Karakternya yang walaupun agak banyak juga dikemas dengan rapih sehingga gak ada masalah siapa ini siapa itu. 

Oh ya, ada beberapa pertanyaan yang belum kejawab, yakni kenapa leher Shiva berubah jadi biru waktu minum somra? Awalnya mungkin bisa aku terima aja berhubung ini fantasi, apa saja bisa jadi mungkin. Tapi karena Brahasphati ngungkit, aku jadi dibuat penasaran. Mungkin itu bakal dijelasin di buku selanjutnya, mungkin. Iya, aku menantikan buku selanjutnya. Apalagi dengan akhir buku yang masih gantung. Karena aku juga penasaran gimana tindakan Shiva setelah mengetahui kalau Chandravanshi.....................*baca sendiri* Aku suka konflik yang dibuat disini! Menarik.

Oh iya, waktu bagian Shiva nyiptain trisula kok agak menyebalkan ya? Jadi disini kayak dia yang nyiptain, padahal kan itu udah terkenalnya sama Neptunus._.

Tapi aku suka waktu Shiva menjabarkan daun: "Sinar matahari yang putih menyinari daun. Sifat fisik daun itu menyebabkan menyerap warna ungu, nila, biru, kuning, oranye dan merah. Daun tidak menyerap warna hijau. Warna hijaulah yang dipantulkan ke mataku. Karena itulah aku melihat daun berwarna hijau." Oke, emang aku baru dengar ini, kemana aja sih aku waktu guru menjelaskan? Tapi ilmiahnya keren. Secara tidak sadar, banyak banget pesan moral yang kita ambil dari novel ini.

Jujur, sebelum aku liat cover Mizan, aku liat cover di atas ini, aku gak minat baca, kenapa? Disitu ada orang berambut kayak alm. mbah surip, terus ada trisula menghadap kayak ke laut. Oh mungkin itu orang mau nangkap ikan. Disitu juga ada tulisan Amish, cocok banget sama ikan yang bau amis. Tapi hey, untung sekali mizan ganti covernya ke yang lebih kece! dan terlihat lebih keren. Ditambah dapet rekomendasi dari kakak kalau buku ini bagus. Terbukti kan, ceritanya bagus! jadi, lagi-lagi, jangan judge buku dari covernya.

Meluha, Meluha, Meluha. Nama tempat yang bagus ya, enak untuk didenger, menarik. *yang ini absurd*
Sebenernya aku udah baca novel ini dari pertengahan juli lalu, tapi baru sempet atau dapet mood buat resensinya sekarang. Jadi maaf kalau ada yang kurang, hehe.

Saturday, 29 June 2013

Bi! a novel by Fei


Judul: Bi!
Penulis: Fei
Penerbit: Haru
Terbit: Februari 2013
Tebal: 280 hlm.
ISBN: 9786027742109
Sinopsis:
“Hoi! Hoi! Maafkan aku. Aku benar-benar tidak bermaksud menakutimu,” ucapnya penuh penyesalan.

Lagi-lagi ia ceroboh menampakkan wujud aslinya. Tidak mudah memang untuk mencoba bergaul dengan manusia ketika dirinya memiliki sepasang bola mata

yang mencuat, kulit wajah yang kemerahan, serta sepasang tanduk di kepala.

Gadis yang melihatnya malah pingsan ketakutan. Padahal gadis ini baru

saja membebaskannya dari sebuah bel angin yang mengurungnya selama 400 tahun. Ia harus segera mengubah wujudnya agar bisa diterima manusia!


Pemuda berwajah cantik itu bilang dia adalah ‘dokkaebi’ dan mengaku bernama ‘Bi!’. Dia pasti pemuda gila, kan?

Di dunia modern begini siapa sih yang percaya kalau dokkaebi —makhluk yang banyak terdapat di cerita dongeng Korea—itu benar-benar ada?

Parahnya lagi, dokkaebi itu bertekad membalas dendam pada Jo Hyuk—teman Min Jeong sejak kecil—yang menurutnya telah menyebabkannya dikurung selama empat ratus tahun. Min Jeong tahu ia harus segera bertindak.

***

Ceritanya menarik. Tentang dokkaebi bernama Bi. Dokkaebi itu adalah hantu yang hidup dari benda mati. Nah, Min Jeong tidak sengaja mengeluarkan sosok yang terpenjara dari bel angin selama 400 tahun itu. Dan tiba-tiba saja saat dokkaebi melihat Hyuk, dokkaebi itu ingin membalas dendam pada Hyuk, teman masa kecil Min Jeong. Katanya orang itu lah yang telah memenjarakannya ke bel angin itu, tapi adakah manusia yang bisa hidup selama 400 tahun?
ini gambar dokkaebi yang aku temuin di google
Oke, mungkin itu cerita singat dariku, yang sengaja kubuat gantung karena gak mau spoiler, langsung ke pendapatkku aja yaa tentang buku ini :)

Prolognya baguuss, Fei meracik asal muasal ceritanya dengan sangat baik. Hanya saja beranjak ke present day di bab 1 cerita jadi begitu membosankan sampai kemunculan Bi, merubah kebosanan itu! Untunglah Bi datangnya tidak lama. Tapi sayangnya lagi, detail yang Fei gunakan kurang menarik, membuatku membaca cepat sampai menemukan ke hal yang menarik lain.

Pindah ke karakter, aku lebih suka tokoh Bi dibanding tokoh utama, Min Jeong.  Bi ini memang wataknya sangat ceria dan easy going gitu deh, kecepatannya beradaptasi dengan dunia sekarang juga menarik dan gak maksa. Sedangkan peran utamanya, Min Jeong yang jutek, plin-plan juga keras kepala ini sebenarnya di lubuk hati terdalam baik masih saja terlihat menyebalkan bagiku. Hyuk juga dapet kesan baik dariku di awal, tapi menuju ke akhir dia ikutan menyebalkan, sebenernya dia beneran sayang gak sih? kok gak merjuangin gitu ya? Apa cuma main-main aja-_- Terus Cha Ae Ri yang adalah sahabat Min Jeong, juga cukup menarik. Cheol Yong, sepupunya Ae ri yang walau hanya berperan sebentar tapi kepengaruhan dianya yang besar juga cukup menarik. Oh ya, ayah Min Jeong menurutku berasa kurang slenge'an dan hal-hal buruk lainnya seperti yang didesripsikan Min jeong. agak aneh sih, mungkin karena di awal dia kurang menonjol terus pas di tengah menjelang akhir berubah jadi nonjol.

Pindah lagi ke bagian favorit, aku suka waktu Bi baru bebas dari bel angin dan beradaptasi dengan sekitarnya. hmm, apa aku udah bilang aku suka percakapan Bi pada Min Jeong? Ya, aku suka Bi waktu dia ngebangunin Min Jeong, waktu dia memperkenalkan hantu lain yang gak bisa dilihat Min Jeong, dan waktu dia memperbaiki pertemanan Min jeong dan Ae Ri juga, juga waktu menghibur Min Jeong.

Iya, aku suka Fei menghubungkan banyak hal disini, banyak misteri di sini yang saling berkaitan dan semua tuntas terjelaskan  di bagian akhir. Iya, aku juga emang dibuat penasaran sama misteri Fei ini, walau dipertengahan aku udah bisa nebak, tapi bagian prolog itu aku belum bisa menebak hingga dijelaskan di akhir._.

Ah, ya. Aku dikecewakan dengan penyelesaian masalah Bi dengan Hyuk! Masa cuma gitu aja? Emang gak ada imajinasi lain yang hinggap di kepala si penulis? Kurang asyik nih, coba kalau lebih di kreatif-in lagi pasti bakal makin seru.

Epilog! Epilog itu bukannya sedikit cerita tambahan untuk menegaskan bagaimana akhir cerita kelanjutannya kan? tapi kok ini malah 390 tahun lalu dari present day? errr menatik juga sih,  tapi tidak menuntaskan satu pertanyaan terakhiru, jadi gimana akhir kisah Bi dengan Min Jeong? Kenapa aku mikir gitu? karena Ajeossi itu sempet bilang kalau mereka itu jodoh yang unik. maksudnya mereka ini cinta terlarang gitu? cielah bahasanya._. Aaa aku dibuat penasaran nih, bisa aja sih sama aku disimpulin sendiri tapi aku pengen tahu akhirnya dari perkataan si penulis! Jadi kalau Fei baca ini boleh dong asih tahu aku jawabannya? Au sungguh-sungguh ingin tahu! *ngedipin si penulis*

Satu deh komenku yang membuat aku kurang nyaman baca, yaitu saat si penulis menulis kalimat dua orang di satu paragraf, ngerti gak? contoh nih halaman 49:
     "Hoi! Kim Min Jeong? Yuhuuu? Kau di situ?" Hyuk kini menyentil-nyentil jidat Min Jeong dan hal ituakhirnya bisa membuatnya bereaksi. Min jeong pun langsung berteriak gusar sambil membalas memuul lengan Hyuk keras. "Sakit tahu!"     Bukannya Marah atau mengaduh, Hyuk malah cengengesan sambil mengusap lengannya dan berkata santai , "Nah, itu berarti dia sudah sadar sepenuhnya, Silakan!"
Apa yang salah? itu yang bilang 'sakit tahu!' ialah Min jeong tapi ditempatkan di ucapan Hyuk, padahal kan bisa aja di enter dari 'Min Jeong pun langsung....' bukannya disatuin dan bikin aku bingung._. Terus ada lagi nih halaman 64:
     "Oh, lalu ngomong-ngomong, kenapa kau bisa kenal Lee Gyeon?" Bi embali bertanya. Min Jeong mengernyit. "Siapa?"
     "Le Gyeon. Temanmu yang tadi."
Yang ini juga disatuin pas Min jeong nanya 'Siapa?'nya, dan paragraf selanjutnya dimiliki Bi lagi berturut-turut, walau yang ini jauh dimengerti dibanding yang pertama. Dan ada beberapa lainnya yang gini._.

Pesan moral yang paling menancap dari buku ini tuh tentang balas dendam. Jadi kita harus menerimanya dengan lapang dan ikhlas. *tulisan di buku gak gini, cuma aku menggambarkannya begini. gak salah kan?* dan membiarkan karma yang membalas. *kalau aku mengartikan ini yaitu biarkan saja, karena setiap perbuatan itu ada ganjarannya, Tuhan punya rencana.*

Thursday, 27 June 2013

Hold Me Closer, Necromancer

Judul: Hold Me Closer, Necromancer
Series: Necromancer #1
Penulis: Lish McBride
Penerbit: Atria
Terbit: July 2011
Tebal: 448 halaman
Literary Awards: William C. Morris YA Debut Award Nominee (2011), YALSA Best Fiction for Young Adults (2011), ALA's Top Ten Best Books for Young Adults (2011) 
Sinopsis: 
Membangkitkan mayat pastinya lebih seru daripada membalik daging burger.  
Perkenalkan Sam, cowok biasa yang sedang meniti karir di dunia makanan cepat saji.  
Masuk Douglas, seorang necromancer yang kuat dan keji. Douglas segera mengetahui bahwa Sam juga necromancer – yang merupakan berita baru buat Sam – dan dia sama sekali tidak senang memiliki pesaing di dunia paranormal yang sudah cukup sesak di Seattle. Sekarang, Sam menyembunyikan temannya yang sudah menjadi mayat hidup dan terkurung bersama seorang gadis serigala.   
Dia hanya memiliki waktu seminggu untuk melarikan diri dari cengkeraman Douglas. Hanya satu minggu untuk menemukan cara untuk mengendalikan kekuatan misteriusnya yang terpendam.
***

ini buku hadiah GA so i'm so thankful to her for this adorable book!

aku baca ini dua hari, aku baca ini juga disela-sela waktu aku baca buku lain cuma karna belum mendapat keseruan di buku itu, aku pun pindah dulu kesini. dan ternyata isinya lebih bagus dibanding cover._.
oke, emang aku kurang suka sama covernya, mistisnya dapet tapi kurang menarik aja menurutku, peace._.v

pertama yang aku baca itu halaman agak akhir di belakang buku karena ada playlist lagu, ini apa? apa kita harus baca bab 1 dengan lagu yang ditentukan? tapi setelah saya baca setiap nama bab disini itu diambil dari judul atau lirik lagu yang ada di playlist itu. cukup menarik, penulis yang entah kerajinan mencari judul yang tepat di banyak lagu, good job! hehe.

terus gimana sama ceritanya? absolutely good! awalnya necromancer itu ingetin aku sama John Dee di buku serial Nicholas Flamel._. dan memang hampir sama disini juga Necromancer gak berubah pengertian, tetap seseorang yang dapat membangkitkan jiwa seseorang, ngidupin orang mati mungkin bahasa kasarnya._.

Nah, di bab 'Hold me Closer, Necromancer' menceritakan tentang Sam yang ternyata adalah seorang Necromancy juga. Douglas sebagi tokoh antagonis tak ingin ada yang menyainginya di Dewan dan berencana memanfaatkan Sam. si Necromancer tak tahu apa-apa dengan kekuatannya yang wow._. 

bersetting di Seatle, Washington. Sebelumnya Sam ini cuma pekerja di makanan cepat saji, dan tiba-tiba dia mendapat keajaiban, atau kutukan ya? entahlah, tapi dunianya berubah total. ditemani ketiga sahabatnya, Ramon, Frank dan Brooke yang memiliki karakter kuat dan menarik. ah ya, aku juga suka jawaban polos Sam, Brooke yang entah dikatagorikan tolol atau cerdik? hehe. dan blak-blak-annya Ashley juga menarik!

Point of View disini adalah aku, Sam. tapi di beberapa bab juga kadang menggunakan sudut pandang Douglas, Ramon dan brid juga ikut ambil sudut pandang pengaran walau tidak selumayan Douglas, apalagi sebanyak Sam. waktu bagian Douglas awal agak kurang asik ceritanya, tapi kesananya good.

*Judul novel keduanya adalah Necromancing The Stone, dipasarkan di luar negeri tahun 2012. penasaran gak tuh? masa batu dibuat hidup? aku pengen baca tapi Atria sepertinya belum menerjemahkannya ya? hehe. kita tunggu aja semoga diterjemahkan cepat :)

Thursday, 20 June 2013

The Enchantress (The Secrets of the Immortal Nicholas Flamel #6)

judul : The Alchemyst (The Secrets of the Immortal Nicholas Flamel #6 #end)
No. ISBN : 9786028590426
Penulis : Michael Scott
Penerbit : Neo Matahati
Tanggal terbit : Mei 2013
tebal: 634 halaman
genre : fantasi
ada yang beda dengan penerbitnya, penerbitnya masih Matahati tapi disitu ada tulisan 'neo'nya, jadi Neo Matahati._.

buku keenam sekaligus buku terakhir dari serial The Secret of The Immortal Nicholas Flamel, banyak kejutan dan gak nyangka bisa kayak gitu, tapi aku suka twist di endingnya, walau meninggalkan banyak pertanyaan yang sebenarnya bisa dijawab. aaahhh ini rame banget akhirnya! mengesankan kalau menurutku, yang lain sih gak tau-_- 

awal baca ini tuh seraya mengingat buku-buku sebelumnya juga. kayak mengingat kenangan gitu lah. covernya seperti biasa, selalu ada simbol dan daun-daun ini kayanya Ether ya? di tengah-tengah ada simbol matahari dan bulan menggambarkn Sophie dan Josh Newman, aku gak bilang mereka kembar kan?._. terus di kanan atasnya ada simbol 4 pedang yakni Clarent, Joyeous, Durendal dan Excalibur, lalu di kiri atasnya aku pikir itu Vimana, alat transportasi di Danu Talis, mungkin kalo aku ngebayanginnya kayak UFO._. dan kanan bawahnya Piramida Matahari di mesir ya? walau awalnya aku kira itu istana Isis Osiris karena disana ada tanda mata terbuka._. dan di sebelahnya kiri bawah ada gambar wajah ya? entah ini apa artinya, monster di Alcatraz kah? Penguasa Bumi atau apa aku masih bingung.

Ceritanya ada di dua tempat, di Danu Talis, Alcatraz atau San Francisco. yang di San Francisco menyelamatkan humani atau manusia dari monster-monster di Alcatraz dan yang di Danu Talis untuk mengetahui yang sebenarnya dan mencapai ramalan:
The two that are one must become the one that is all. One to save the world, one to destroy it.
Banyak yang tumbang atau meninggal toh ini cerita terakhir tapi lebih banyak lagi yang selamat... 
Today the battle for Danu Talis will be won or lost.

But will the twins of legend stand together?
Or will they stand apart—one to save the world and one to destroy it?
ngomong-ngomong tentang karakter, oh ya, ini mungkin agak spoiler walau gak spoiler banget, aku tetap akan kejutannya._. karakternya emang pada kuat. kalau di book 5 aku jatuh cinta sama Machiavelli, sekarang aku jatuh cinta sama Billy The Kid, hehe. Kata-kata yang ia lontarkan juga kelakuannya yang 'bodoh' kalau menurut Machiavelli dan Elang Hitam. yaaa, aku suka tipe orang kayak gini, lol. karakter yang lain juga oke. 

Dari yang terlempar ke 10.000tahun lalu ke Danu Talis dulu ya, termasuk yang dari Danu Talis asli .....Virgiana Dare, John Dee disini masih keliatan menarik, John dee berubah dan ada bagian dimana dia entah polos tapi bodor menurutku. Saint Germain dan Joan of Arc lumayan walau bisa dikatakan aku kurang menyukai mereka-_- Shakespeare! aku juga suka orang ini, ditemani Palamedes yang kurang dapet kesannya di sini. Scathach masih menarik. Prometheus adiknya Penyihir Endor di Danu Talis juga menyenangkan! walau si Penyihir Endor ini gak keliatan ceritanya di Danu Talis, entah terlupakan atau apa-_- Hekate juga tetep bijak dan Huitzilopochtli alias Mars, suaminya Zephaniah kurang nonjol di Danu Talis. oh ya, Isis dan Osiris  hampir lupa, mereka ini ternyata lebih tua dari apapun, so guess what? :))

Kembali ke Alcatraz yang dipenuhi banyak monster, Mars(tetua peperangan),Odin(suami Hekate, tetua bermata satu yang satu lagi dia congkel sendiri) dan Hel(keponakan Odin, aku lupa total sama cerita dia bisa ke sini, pernah diceritain di buku sebelumnya gak sih?), ketiga Tetua ini sudah ada di Alcatraz. ditemani Machiavelli dan Billy The Kid yang telah warlock atau udah memihak yang benar. Juga Elang Hitam yang datang agak akhiran. Disusul Nicholas flamel dan Perenelle. Oh, Dewi Gagak(Morrigan, Macha dan Badb) yang menyentuh._. juga yang susah dibangunkan tapi Tetua terkuat Aerop-Enap, laba-laba raksasa, besarnya melebihi Karkinos(Kepiting Raksasa) yang sudah termasuk raksasa-_- yang aku bingung kenapa 3 tetua ini kalah hebat sama Aerop-Enap? padahal kan Mars itu ahli strateginya perang loh._.

Gimana dengan musuh? Xolotl udah jelas akhirnya gimana, tapi untuk Quetzalcoatl dan Bastet gak diceritain mereka bakal mati._. dan Sophie? aku tahu apa yang dia lakukan sesudah ini tapi kenapa harus gini endingnya si Sophie? nggak se wah nya Josh Newman yang gak nyangka banget, jadi dia hidup pertamanya gimana? aku bingung-_- Marethyu....

and congratulation to Aoife and Niten!!

quote, walau agak pasaran tapi tetep bagus: 
"When in doubt, we follow our hearts. Words can be false, images and sounds can be manipulated. But this...' He tapped his chest, over his heart. 'This is always true” pg.25
"Pengalaman mengajarkanku bahwa ada beberapa pertanyaan yang tidak perlu diajukan." pg.37
"Ada tiga jalan untuk menghadapi musuh. Pertama Tai No Sen, menunggu hingga mereka menyerang lalu kau menyerang balik. Lalu Tai Tai No Sen, yakni kau menyamakan waktu serangan dengan mereka, sehingga kalian memasuki arena perang bersama-sama. Dan selanjutnya tentu saja, ada.....Ken No Sen, menyerang terlebih dahulu." pg.44
"Jarak membuat segala sesuatu tampak indah" pg.97
Ah, aku juga mau nulis gimana orang-orang menggambarkan kematian dari karya Shakespeare:
"Sedangkan di saat tidur dalam kematian itu mimpi apa yang akan hadir...(Hamlet)" diutarakan oleh Joan of Arc. pg.116
"Kesedihan, kehancuran, eruntuhan dan pembusukan; yang terburuk adalah kematian, dan kematian akan berkuasa." (Richard II) diucapkan oleh Palamedes pg.116
(Raja Jhon): "Kematian, Kematian; Oh kematian menyenangkan! Mari, tersenyumlah padaku, dan aku akan mengingat senyumanmu." diucapkan oleh Saint-Germain pg.116-117
mmmm, typo ada di tengah sekitar lima atau berapa aku lupa._. dan Abraham Sang Magi yang digunakan di buku ini, bukan Sang Magus tapi ada beberapa yang nyebutin Mage._.

untuk review buku sebelumnya ada The Alchemyst #1, The Magician #2, The Sorceress #3, The Necromancer #4, The Warlock #5, dan yang terakhir ini The Enchantress #6............maaf untuk yang ke-4 dan ke-5 aku gak sempet review ><