Showing posts with label Mizan Fantasi. Show all posts
Showing posts with label Mizan Fantasi. Show all posts

Tuesday, 13 May 2014

The Titan's Curse (PJO #3)

Judul: The Titan's Curse (Percy Jackson and the Olympians #3)
Penulis: Rick Riordan
Penerbit: Mizan Fantasi
Terbit: September 2013
Tebal: 397 hlm.
ISBN13: 9786021606209

Seorang akan menghilang ...
Kutukan bangsa Titan harus seorang hadapi ...

Dan, seseorang akan binasa di tangan salah satu orangtuanya ...

Sesosok monster purba yang telah punah hingga ribuan tahun kini bangkit-monster yang dikabarkan sebagai pembawa kiamat bagi dewa-dewi Olympia. Sementara Artemis, satu-satunya dewi yang tahu cara melacaknya, menghilang tanpa jejak.


Kini, Percy dan teman-temannya, bersama para pemburu Artemis, hanya memiliki waktu satu minggu untuk mencari dewi yang hilang dan memecahkan misteri monster yang tengah diburu. Percy mengawali misi ini dengan dibayangi oleh tantangan paling berbahaya yang pernah dihadapi: ramalan mengerikan sang Oracle mengenai kutukan bangsa Titan. 

***

manticore, pict source: here
4, 5 bintang ajadeh, kenapa gak langsung 5? karena aku gak suka cover ini -_- oke aku egois, maaf. Aku nemu ini tobuk, gak ada yang versi dulunya jadi ya mau gak mau yang ini. Tapi gak papa lah, ceritanya memuaskan kok! malah lebih seru dibanding yang pertama atau yang kedua. itu menurutku yaaa.
*

Ohiya, di sini kan Thalia udah hiduuuppp dan bersama Annabeth serta Percy pergi ke sekolah militer menjemput Grover. Grover di sana nemuin kakak beradik blasteran yang bakal mereka bawa ke perkemahan. Dan tiba-tiba ada Manticore nyerang! Terus dateng juga Artemis dan para pemburunya. 

Blasteran itu adalah Bianca dan Nico Di Angelo. Sayangnya, pada misi penyelamatan itu Annabeth ikut menghilang bersama Manticore, dan Dewi Artemis juga segera pergi karena mencium bau monster yang sangat kuat! Para pemburunya, Percy, Thalia dan Grover kembali ke perkemahan. Oya, ngomong-ngomong tentang Di Angelo, Bianca ditawari jadi pemburu dan NICO sengaja dicapslock abisan di akhir dia bikin khawatir, grrr karena dia cowok jadi gak mungkin jadi pemburu, alhasil dia jadi blasteran biasa.

Di Perkemahan Blasteran, mereka dapet misi, gak nyangka banget orang-orang yang dipilihnya, kok bisa si *tuttt* nggak ikut? Tapi setelah dibaca, oohhh ternyata seperti itu. bingung ya? haha takut spoiler ah, ntar pas baca kalian malah gak seru lagi.
***
pict source: here
Pertama baca ini, aku nyari ramalannya dulu! hahaha tapi emang penasaran ramalan sekarang apa yaaa? Dan gak nyangka banget cara penyampaian ramalannya, unik.

Humor di sini lebih bagus, ada yang bikin aku gak berenti ketawa, waktu ZoĆ« Nightshade dengan bahasa jadulnya. Suka geli sendiri kalo dia bilang engkau atau dikau. Terus yang di Bendungan Sialan juga! haha dia kocak banget, setuju deh sama Thalia. Thalia juga walau awalnya nyebelin makin kenal makin melunak hatiku, hahah lebay banget si yustie! 

Di sini lebih banyak dikenalin sama Dewa-Dewi Olympia, muncul Apollo dewa Matahari (yang sedang tergila-gila sama haiku), juga adiknya Artemis (Oh, dia ini anti cowok banget ya-_-), terus ada juga Aphrodite dewi cinta (Lucu deh liat Percy yang mulai ada "rasa" sama Annabeth, hehe), dan Pan yang hanya memunculkan segi  alam liarnya(kayaknya Pan berperan penting banget deh kayaknya, kayaknya). 

Oya, ada juga Rachel Elizabeth Dare yang aneh, dia lucu banget! Dan Bessie si ophiotaurus, imut deh aku ngebayanginnya. Oh! Dewa Anggur, yap Pak D di sini keren loh! Dia kayaknya baik cuma gengsi ajadeh kayaknya, wkwk.

Teruuusss, aku juga suka pemilihan subjudul yang dipake Om Riordan, hehehhe. Kreatif dan unik.  Penerjemah juga keren! gaya bahasanya bagus dan ngalir walaupun beberapa sedikit agak kurang sreg._. Dan di sini banyak typo -_-
pict source: here
Thalia (pegang perisai medusa), Percy (yg pegang perisai satunya lagi),  Annabeth (yang ditengah perce dan thalia), Bianca (pake topi ijo), Zoe (yg pegang busur arc), Nico (yg ditengah, matanya gak ada), Grover (paling atas bawa cangkir kopi), Artemis (cewek rambur merah), Apollo (cowok rambut merah).

Sunday, 11 May 2014

The Sea of Monsters (PJO #2)

Judul: Lautan Monster (Percy Jackson and the Olympians #2)
Penulis: Rick Riordan
Penerbit: Mizan Fantasi
Tebal: 380 hlm.
Terbit: Oktober 2013
ISBN13: 9786021606216


Meski berhasil mengembalikan petir asali Dewa Zeus dan mencegah perang besar antara para dewa Olympus, Percy Jackson masih belum bisa hidup dengan tenang.


Hampir setiap malam, pesan lewat mimpi datang, menyiratkan sahabatnya, Grover, sedang dalam bahaya. Teman barunya, Tyson, seorang anak tunawisma berbadan besar yang tingkahnya seperti anak kecil, selalu mengikuti ke mana pun Percy pergi. Dan, tiba-tiba, Annabeth muncul di sekolah barunya membawa berita buruk: Perkemahan Blasteran--satu-satunya tempat perlindungan bagi para anak setengah dewa--terancam dikuasai para monster.



Demi menyelamatkan Perkemahan Blasteran dan menemukan Grover, Percy harus mengarungi Laut Para Monster, sebuah tempat mengerikan yang dihindari pelaut waras mana pun. Dan, dalam perjalanannya kali ini, ramalan yang dirahasiakan oleh Chiron dan para dewa dari Percy perlahan mulai terkuak.
***
pict source: here
Gak usah cerita lagi kali ya soalnya di sinopsis atas udah hampir mencakup semua, cuma paling aku mau kasih tau yang bulu domba emas. Iya, Grover ini dari awal buku udah ketahan di sebuah pulau yang subur gara-gara ada bulu domba emas, ceritanya si nyari Pan, cuma karena sama-sama magis jadi ya malah kebawa ke sini. Dan ngomong-ngomong perkemahan blasteran terancam bahaya soalnya pohon Thalia sekarat! Satu-satunya jalan yaitu bulu domba emas ini.
*
pict source: here
As always, berbeda dengan film. Suka deh sama tukang film yang gak terlalu terpaku tapi menghasilkan plot yang sama-sama ah-mai-zing, kekekeek. Aku seneng banget ada bedanya._. tentang letak Grover, kedatangan Aub-Bua Rebusarida (re: Abu-Abu Bersaudari), sama-sama menarik dan lucu, juga Tyson yang kalo di buku harusnya gede banget-_- ekstra gede padahal aku lebih suka dia kurus walaupun cuma satu mata, iya dia cyclops. dan benar, dia adiknya Percy. Yaampun Percy sodaraan sama monster baik! tapi yang aku sangat teramat heran adalah, kok Dewa Poseidon mau sih sama cyclops cewek? Gak banget gitu loh!!! Kenapa gak makhluk laut yang lebih kayak manusia dan cantik gitu? kenapa harus cyclops? hehe ampun Pak Pose *lgsg ditenggelamin

Di sini ada: Tantalus yang nybelin; kemunculan hermes yang unik; kejutan ayahnya Chiron; dan Clarisse yang kayaknya tertekan sama bapaknya, mungkin karena itu dia gak suka perce, tapi nyebelin banget dia di akhir, masih angkuh aja! huh!; bukan siapa-siapa juga kocak; Siren yang mengagumkan._.

Terussss, yang bikin bodor itu ada kapal yang tulisannya Dendam Kesumat Ratu Anne! hahaha, pas aku liat di versi inggrisnya ternyata Queen Anne's Revenge! Suka deh sama penerjemahnya, pemilihan katanya passsss.

btw, di novel kronosnya gak bangkit. 

The Lightning Thief (PJO #1)

Judul: Pencuri Petir ((Percy Jackson and the Olympians #1)
Penulis: Rick Riordan
Penerbit: Mizan Fantasi
Terbit: Oktober 2013
Tebal: 436 hlm.
ISBN13: 9786021606223


Percy Jackson--dua belas tahun, disleksia dan GPPH (Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktif)--hampir dikeluarkan dari sekolah asramanya... lagi. Tetapi, itu hanya sedikit saja dari sekian banyak masalah yang menantinya. Monster-monster tiba-tiba menyerangnya. Dewa-dewi dari Gunung Olympus berebut mencarinya, sebagian melindunginya sebagian menyerangnya.

Masalah semakin rumit ketika Percy membuat seorang dewa marah besar. Petir Asali milik Dewa Zeus telah hilang dicuri, membuat Dewa Tiga Besar saling menyalahkan dan memunculkan konflik besar di Gunung Olympus. Tanda-tanda akan terjadinya perang mulai terlihat, dunia terancam hancur. Percy pun dituduh menjadi tersangka utama pencurian dan penyebab perpecahan para dewa.

Kini Percy dan dua orang temannya hanya punya waktu sepuluh hari untuk mencari dan mengembalikan benda keramat tersebut dan mencegah terjadinya perang besar di Olympus. Namun, Percy harus menghadapi tantangan besar, sebuah kekuatan mengerikan yang lebih hebat daripada kekuatan para dewa sendiri.
***
pict source: here
spoiler alert!!

pict source: here
Entah kenapa waktu baca ini tuh, terus aja kepala aku ngebanding-bandingin sama filmnya. Dan beda! Aku udah bilang kan aku nonton filmnya dulu, baru baca ini, dan untungnya aku nyaman-nyaman aja. Malah lebih asyik._. 

Tapi walaupun beda, keduanya punya daya tariknya masing-masing.  Kalo disuruh milih, aku gak bisa, soalnya keduanya sama-sama keren! walau beda alur._.

Di buku yang ngasih petir itu Ares, sedangkan di film di perisai yang dikasih Luke! tapi emang Luke-Luke juga sih, cuma melibatkan dewa. Terus Poseidon juga nggak ngomong lewat bisikan ke Percy, ngingetin yang di kasino Lotus aja nggak! Tiga mutiara itu juga nggak diambil satu-satu di berbagai temapat, melainkan dikasih sama.....siapa ya lupa, pokoknya makhluk yang di bawah air deh, dia ngasihnya langsung tiga mutiara! Bagian akhir emang paling beda banget antara buku sama film, lebh puas sama bukunya karena lebih detail.

Di sini kita ketemu banyak 'Makhluk-makhluk baik' kayak centaurus (yang ini pasti tau, kuda+manusia disatuin), erinyes (penjahit takdir), Minotaurus (banteng), Dynosus (ini Dewa sih, masuk mkhluk gak ya? *ampun Pak D!), naiad, anjing kepala tiga, de-el-el, de-el-el.

Di sini juga lumayan nambah pengetahuan tentang dewa *yay!*  dan pas banget sama aku yang aku yang suka buku menyangkut dewa, terutama yunani!
pict source: here

Friday, 9 May 2014

Rise of the Evening Star (Fablehaven #2)

Judul: Bangkitnya Bintang Malam (Fablehaven #2)
Penulis: Brandon Mull
Translator:  
Copy-editor: Rika Iffati Farihah
Proofreader: Tisa Anggriani
Penerbit: Mizan Fantasi
Terbit: Agustus 2011
Tebal: 508 hlm.
ISBN: 9789774336298


Saat membuka mata, dia terkejut mendapati bagian dalam kepompong diterangi oleh pendar hijau lembut, seolah cahaya tersebut menembus masuk dari luar. Kepompong tetap tenang tak wajar. Apakah Olloch sedang tidur? Kenapa tiba-tiba ada cahaya? Apakah cahaya tersebut menembus tubuh Olloch sekaligus kepompong?


Lima Suaka rahasia yang tersisa termasuk Fablehaven, kini terancam. Sebuah komunitas yang disebut sebagai Komunitas Bintang Malam ingin memusnahkan semua suaka. Kelompok itu mengincar artefak-artefak yang memiliki kekuatan istimewa. Artefak-artefak itu tidak boleh disatukan, karena kekuatannya dapat menghancurkan suaka-suaka yang masih ada. Dan dalam usahanya mengumpulkan seluruh artefak yang ada, komunitas Bintang Malam menculik Grandpa Sorenson yang dianggap mengetahui keberadaan artefak terakhir itu.


Demi menyelamatkan sang kakek, Kendra dan Seth berjuang untuk bisa lebih dulu menemukan artefak tersebut. Bersama dengan Vanessa si ahli Mahluk Magis, mereka berusaha menemukan artefak tersebut. Namun, dalam perjalanan pencarian artefak itu, Vanessa ternyata berkhianat. Pada siapakah Vanessa berpihak? Mampukah mereka menemukan artefak tersebut dan menyelamatkan suaka serta kakek mereka?
***
Aku selesai baca ini April kemarin, cuma gak tahu kenapa mood bloggingku lagi jelek jadi postingannya telat. Padahal bukunya juga udah telat banget ya? 2011 gitu loh? kakak aku aja bilang ini buku terbit pas Mizan belum di Bandung. Aku dapetin novel ini dari toko buku online, itu pertama kalinya dan kebetulan mizan ngadain 6th book fair so buku ini harganya kurang dari 50% buku aslinya. beruntung banget kan? gak tanggung-tanggung aku beli langsung sampe buku keempat, buku kelima nggak soalnya diskonnya dikit dasar modal diskon dan lagian uang hasil giveaway dari PNFI cuma 100rb, dan nambah 12ribu untuk dapetin 3 novel fablehaven ini, oh indahnya dunia! wkkwkwkw
****
Balik lagi ke Kendra dan Seth. Kendra yang setelah di fablehaven pertama, (kamu bisa buka reviewku di sini) yang dicium sam peri-peri itu jadi berkelanjutan bisa liat makhluk magis tanpa bantuan susu, sekarang melihat goblin jelek di sekolahnya. Seth sih nggak bisa liat, soalnya yang keliatan itu malah cowok ganteng! Naah, si Kendra ketemu Errol yang ngebantu mereka berdua untuk mengusir goblin itu. eehh, tanpa disangka-sangka Errol ini ternyata musuh!!!!! untung Vanessa, orang yang dipercayai grandpa Sorenson menjemputnya ke suaka rahasia. 

Berdua dengan Seth, Kendra belajar dari Coulter (sahabat kakeknya, ahli benda magis), Tanu (ahli ramuan, rekomendasi Spinx), dan Vanessa (ahli makhluk magis, rekomendasi Spinx). Mereka membantu untuk menemukan artefak yang disimpan tersembunyi di suaka mereka, kenapa dicari? karena takut dicuri dan disalahgunakan oleh Perhimpunan Bintang Malam yang semakin lama semakin mengancam.

Ohya, siapa Spinx itu? Dia orang biasa berkekuatan magis(?), bukan kucing yang pertama kali terlintas di kepalaku, hehe. 

Nah, ternyata dari ketiga orang yang membantu Sorenson family untuk menemukan pusaka atau artefak di suakanya, satu orang adalh pengkhianat! who is he/she? Dan dapatkah mereka menyelamatkan suaka serta menemukan artefak itu? apa artefaknya? 
***

asalnya mau 4 bintang, tapi pas baca bagian akhir jadi nambah 4,5 bintang deh. asli bikin tercengang di surat Vanessa. Bikin penasaran banget!! gak sabar pengen baca yang selanjutnya! tapi sayang bukunya ketinggalan di rumah (pas baca ini lagi liburan jadi bawa bukuu dikit, eh taunya kurang-_-)



awal-awal cerita emang biasa aja, tapi kesananya menarik banget dongg! ada, Olloch, si patung yang bakal bangun kalau ada yang ngasih makan biskuit dan jadi patung lagi kalo udah berhasil memakan orang yang membangunkannya. Terus ada vampire jangan bayangin Edward, karena ini luar biasa berbeda, terus ada kucing 9 nyawa, revenant yang kalo kamu berada di dekatnya akan sangat merasa ketakutan sampai jatuh tak bisa bergerak, dan lain sebagainyaaaaaaaaaa.


Di awal secara nggak langsung, penulis ngasih sedikit gambaran di buku pertama, mungkin untuk yang lupa, tapi beneran deh bukunya dia mah susah dilupain. Apalagi Lena! Disini Lena cuma dikit dan hasilnya untuk kendra tetep nihil, Lena tetep jadi naiad._.


awalnya aku curiga Tanu pengkhianatnya, tapi ternyata......................................... hehehe


Oya, di depan dikasih tau 'ketidaktahuan bukan lagi perlindungan' dan pas awal baca kan si ortu kendra + seth ini ditinggalin dan dianggep bisa bebas dari anceman. Nah kata2nya nggak singkron kan? tapi pas halaman berikutnya pas Kendra+seth udah di suaka rahasia, si nenek yang udah berubah jadi ayam langsung bilang kalimat itu ditambah 'untuk kalian berdua'. Oh! ini baru masuk akal. hehehe *apacobaakuuini?



waktu kendra ketemu liliput seru. terusss, ini kayaknya lebih berat ke tokoh Kendra ya? banyak banget dianya. Di sini tetep ngeliatin Seth yang berani dan nekat, untungnya kali ini berhasil! yeaa! Kendra juga semakin unik dengan kemampuan-kemampuan barunya. Dan ngomong-ngomong pas Kendra ketemu Warren juga seru, haha. aku ngebayanngin si albino ini ganteng *plak!

overall, ceritanya tetep keren, menarik dan mengesankan juga bikin penasaran!

Monday, 6 January 2014

The Death Cure #3

Judul: The Death Cure
Seri: Trilogy Maze Runner #3
Penulis: James Dashner
Penerbit: Mizan Fantasi
Tebal: 492 hlm.
Terbit: Februari 2012
ISBN: 9789794336786

Keadaan makin tak terkendali. Penculikan manusia kebal terjadi dimana-mana. WICKED menyebarkan foto Thomas sebagai buronan paling dicari dengan imbalan tinggi. Kejutan justru muncul di Denver, kota dengan pengamanan superketat terhadap penyebaran virus Flare. Seorang kawan lama muncul. Bagaimana mungkin? Bukankah dia sudah mati di tangan Thomas?

Siapakah otak di balik penculikan itu? Mengapa mereka menculik manusia kebal? Sementara itu, WICKED mempunyai rencana baru yang tak kalah gila dan Thomaslah satu-satunya orang yang bisa menggagalkannya. Sanggupkah Thomas kembali ke neraka itu demi menghancurkan rencana yang mengancam kelangsungan hidup umat manusia?

***

buku ketiga alias buku terakhir yang aku baca bulan oktober. Masih lanjutan dari yang kemarin, kekacauan masih ada, juga kematian masih ada! hyaaa, kalo inget mati suka kebayang Chuck dan sekarang temen cowoknya Thomas :"( sedih banget. Siapa? baca aja ;p
*

SPOILER ALERT!!

(Mungkin ini bukan review yang baik, tapi boleh dong kasih pendapat sedikit-sedikit? hihi. thanks)

Setelah berhasil keluar dari Schorch Trials dan datang ke tempat Wicked. Mereka semua akhirnya sudah terlepas dari percobaan seperti maze maupun schorch trials, kini mereka harus berhadapan dengan kenyataan yang sesungguhnya. Di mana dunia dipenuhi crank--semacam zombie--. Dan diberitahu bahwa obat yang sudah dijanjikan wicked sebenarnya tidak ada. Tapi di sini juga di kasih tau kalau kebanyakan dari mereka kebal jadi mereka gak akan jadi crank, namun ada juga diantara mereka yang crank. Thomas yang sudah kesal setengah mati sudah tak memercayai Wicked. Dan malah mereka berusaha kabur dari sana. Mereka kabur dan diculik dan bernegosiasi dan menyerang dan menyelamatkan dan bebas._.
Sumber: di sini
Kesalahan adalah ketika baca buku, aku liat bagian akhir untuk liat halaman, dan kebaca kalimat terakhir. hyaaa, spoiler sekali. Sebenernya gak spoiler-spoiler amat sih, dan untungnya pas baca juga gak keganggu sama kalimat itu, akunya kebawa suasana. 

Dan Thomas sekarang gak ngikutin prosedur, dia bikin kacau nih kalau gitu? oke, aku suka Tom yang gini! heheh. atau malah nggak? deuuhh, bingung yang anehnya bikin penasaran.

Newt! sedih deh liat dia, apalagi pas ngeliat dia dibunuh, sama Thomas lagi, emang Newtnya yang minta tapi tetep aja sediiihhh. Tapi sebelum itupun udah prihatin duluan ngebaca dan ngebayangin perubahan Newt. Iya, ternyata Newt tidak kebal, dia mengidap flare ternyata pemirsaaahhh, haaaa D:

Newt! Astaga, aku awalnya sebel dan marah sama Thomas karena ngelakuin ............. tapi pas tahu endingnya bakal gitu sih aku berterima kasih sama Thomas *jadi malu sendiri*  Tapi tetep sedih! Newt yang dari awal selaluuuu barengan dan sekarang harus.............

Ada yang kontradiktif nih,Galley kebal tapi tadi nggak 192-198 thomas gak tau apa2 sm tujuan thomas itu balas dendam tp pgn nyelametin newt.

sumber: di sini
Keren sih, ketegangannya juga dapet pas bagian menuju akhir. karakternya?

  • Tapi Thomas yang pemberani itu  entah kenapa jadi gak sekuat waktu Thomas pertama kali muncul, tapi cukup kuat bila dibanding dia di Schorch Trials, buku kedua.
  • Haaaa, terus Teresa, aku juga seneng dia berakhir seperti itu *evil laugh* *emaap Teres._.* tapi kalo nggak gitu kasian ke kamunya juga
  • Brenda, tetep suka dong.
  • Jorge cuma aktif di menjelang akhir nih.
  • Minho yang paling setia!
  • Galley omaygat, dirimu kembali! Dan kau baik, Wicked juga jahat tapi seseorang telah menyelamatkannya sehingga ada kebaikan pada Wicked, cukup setimpal.

Ah, akhir cerita yang tidak menyenangkan buat ku, Happy ending, tapi kok kayak gini sih? Aku mengharapkan lebih pak James._. Udah mau kasih 4 bintang tapi pas tau ending begini jadi turun setengah deh, 3,5 bintang.

Untuk cover aku lebih setuju sama Mizan dibanding yang luar, lebih ada kesan terhadap kehancurannya gitu. Jalan ceritanya emang agak lambat, tapi pendeskripsian pergerakannya masih bagus. Aku gak nemuin quote tapi makna amanat mereka sampe. Yaitu persahabatan dan kepercayaan  mereka, good point!

Pertanyaanku adalah:
Jadi mereka semua udah dibawa ke Maze, ke Schorch, itu gak membuahkan hasil? Jadi itu semua percuma? Padahal bakal ngira kalau obat itu ada, sehingga Newt bisa sembuh.

Dan aku pengen tahu nama asli Thomas, di sini emang nyeritain  masa lalunya. Tapi nama aslinya siapa sih? Sebelum dia diambil sama Wicked namanya gak mungkin itu kan?

Oke, cuma segitu, em bentar deh, ada satu lagi, novel ini side story-nya gak yaa? kalo ada pengen baca.  

Saturday, 30 November 2013

The Scorch Trials #2

Judul: The Scorch Trials #2 (trilogy Maze Runner)
Penulis: James Dashner
Penerbit: Mizan Fantasi
Tebal: 511 hlm.
Terbit: januari 2012
ISBN13: 9789794336571


Selama ini Thomas keliru. Ada dua Maze. Namun, berkebalikan dengan Maze yang dihuninya, Maze lain didiami oleh sekelompok anak perempuan, yang dikenal sebagai Grup B. Bahkan, Teresa yang disangkanya hilang, ternyata justru bergabung di sana. Kini Grup B menantinya dengan tugas khusus: membunuh Thomas! Namun, bukan kematian yang membuatnya jerih, melainkan pengkhianatan Teresa, gadis yang diam-diam dicintainya.


Sementara itu, jumlah para Glader berangsur berkurang. Keadaan di luar Maze lebih mengerikan dari yang mereka duga. Bola baja yang muncul tiba-tiba dari kegelapan, badai gurun pasir yang merajam habis hingga ke tulang, hingga gerombolan Crank haus darah, semakin menciutkan hati mereka. Namun, mereka terus melangkah maju, demi menemukan jawaban dari misteri selama ini, demi menemukan jalan pulang menuju rumah dan keluarga.



Semua kesulitan dan kengerian di Maze, barulah awal dari serangkaian proses kejam dan mendebarkan. Berlanjut di Scorch, percobaan baru mengadang mereka. Untuk bisa lolos, kali ini mereka tak boleh sekadar bermodal nekat. Diperlukan kecerdikan dan ketajaman insting karena musuh-musuh mereka tersembunyi rapat di balik dinding ilusi.


***

Ini buku kedua yang aku baca bulan september dan baru review sekarang juga-_- maafin! buat yang penasaran sama buku ini, kalian boleh baca review absurdku yang pertama: The Maze Runner #1

Ada dua grup ternyata pemirsa! jadi kalo Glade isinya laki-laki semua, ternyata ada yang isinya cewek semua. tapi yang cewek itu gak keeksplor banyak karena keseluruhan cerita sama kayak di cowok, dan bedanya, grup cewek lebih cepat keluar dibanding anak-anak cowok, Glader. Harrieur, Sonya itu nama penemu juga bukan ya? penemu apa? lain kali aku harus cari satu-satu nama-nama itu-_-

Di sini, ingatan thomas mulai pulih gara-gara dia disengat Griever dan disuntikkin itu lho yang di buku satu, inget? oke lanjut, ingatan Thomas walau agak samar-samar dan belum memberikan penjelasan apa-apa tapi mulai pulih. Dan setelah mereka keluar dari Maze, mereka sampai ke rumah asrama, di jendelanya muncul crank (semacam zombie), dari sana mereka lewat flat trans ke Scorch Trials, dimana tetap memakan korban dan makhluk aneh, kali ini makhluknya bola yang makan kepala orang-_- tapi serius ini mengerikan!


Ada tokoh baru, yakni Brenda, Jorge (mereka ketemu pas udah nyampe Scorch) dan Aris (Aris ini kayak Teresa. satu-satunya cowok di grup B, grup perempuan). Semuanya kebagian peran hanya pada waktu tertentu. Thomas lebih sering jauh dengan grupnya. Kita di sini juga dibuat penasaran sama Teresa yang sesungguhnya. Banyak kata dan kalimat yang hanya mengandung sedikit clue, dan itu menyebalkan, daku dibuat makin penasaran-_- kayaknya dibuku ketiga bakal langsung dijebretin apa-apanya ya?

Karakter! Aku lebih suka Brenda dibanding Teresa, bahkan sebelum Teresa berkhianat. Penasaran banget sama Brenda, who is she? Terus ya, ada cinta segitiga gitu deh di sini. Brenda sama Teresa sama-sama suka sama Tom, makanya Tom sekarang lagi dilema. Hahahah. Tapi aku lebih dukung dia sama Brenda._. tapi kayaknya gak mungkin deh, secara tokoh utama lamanya kan Teresa. Tapi di awal-awal Teresanya ngilang nih.

Jalan ceritanya sih lumayan, gak kayak di yang pertama, hanya seputar Glade dan Maze. Tapi di sini mereka ada di asrama, terowongan, gurun (saharaaaa~~~ *emalah nyanyi._.), kota dan pegunungan. Awalnya sih masih seru, tengahnya agak ngebosenin dan akhirnya seru kembali. Aku masih bingung, untuk apa Tom dimasukkin ke ruang gas? belum menemukan jawaban-_- karena emang gak ngaruh, cuma malah bikin Thomas cemburu, terus gasnya buat apa? mungkin diilangin juga boleh._.

Lebih mengancam, di sini yang mati lebih banyak, dari 50 yang selamat cuma tersisa 11 dan alhamdulillah sampe akhir tetep 11, hehhee. Oh ya, di sini mau tau gak? Thomas sering banget pingsan! bahkan katanya ada ngitung sampe 29 kali, wew! melihat begitu banyak dia pingsan menurunkan sifat keheroikkan dia deh.

Karakter Minho tetep kayak dulu, Newt juga masih konsisten. Tom? masih kok, cuma gak sekuat yang di buku pertama aja.-. Musuhnya ada bola baja, crank, dan makhluk dengan bohlam sebagai baterainya. Cukup banyak dan sadis, apalagi pas ada orang yg kena petir, mengerikan kalo kebayang-_- Daaann, pola-pola apa sih maksudnya? Seperti biasa, detailnya memang bagus, detail yang memang benar-benar diperlukan. Setiap pergerakan yang dilakukan dan hasilnya. Perasaannya juga cukup tergambarkan.

***

Nemu gambar ini, mungkinkah keduanya tahun 2016? lama yaa-_- berhubung yang pertama aja 2014, jadi ya wajar aja. Tapi tumben-tumbenan selangnya 2taun, biasanya setaun ya kalo trilogi begini._.

The Maze Runner #1

Judul: The Maze Runner (trilogy #1)
Penulis: James Dashner
Penerbit: Mizan Fantasi
Tebal: 532 hlm.
Terbit: November 2011
ISBN13: 9789794336557

Setiap hari mereka harus berlari. Menyusuri lorong maze yang berkelok-kelok di luar dinding glade, tempat mereka tinggal, hingga senja tiba. Dan, ketika kegelapan turun, para pelari harus sudah ada di dalam glade. Ya, pada saat itulah griever, monster buas dan ganas, tak segan menerkam siapa saja yang masih berkeliaran di dalam maze.


Mereka bukan sekadar berlari. Itu cara mereka bertahan hidup. Dengan berlari mereka berharap menemukan jalan keluar dari tempat terkutuk itu. Keluar untuk kembali pulang menjumpai keluarga mereka. Namun, lintasan maze selalu berubah-ubah dari hari ke hari. Rasanya, mustahil bisa keluar dari tempat itu.



Suatu hari pintu batu pelindung mereka tak lagi turun menutup. Griever-griever itu bisa menyeruduk masuk kapan saja. Setiap hari, satu anak dibawa pergi dan lenyap. Satu-satunya jalan adalah bergegas keluar dari tempat itu. Namun, mereka harus melewati maze yang membingungkan dengan sejumlah monster mengerikan di sana. Beranikah para pelari lari keluar dengan nyawa sebagai taruhannnya? Atau, akankah justru lebih baik tetap berada di dalam menanti pencabut nyawa sambil berharap mukjizat datang tiba-tiba?

***

Sebelumnya, aku udah pernah baca review tentang buku ini, tertarik sih. Sampe waktu itu menang giveaway yang hadiahnya buku ini, seneng banget! Thanks for her! :D 
Ini sebenernya aku baca pas bulan Agustus, tapi reviewnya baru sekarang, maaf banget! ditunda-tunda terus, tapi berhubung mau desember bentar lagi dan senin besok aku ujian, jadi nyicil review boleh lah, hehe. Doain nilai UASku bagus yak! Makasih semuaaa! *maap jadi curhat*


Ceritanya tentang Thomas yang dimasukkan ke dalam boks gelap dan dinaikkan ke atas hingga akhirnya boks terbuka dan disanalah ia, di Glade yang berbentuk kotak, dimana tiap dindingnya, saat malam tertutup untuk melindungi mereka dari mesin besar yang mengerikan yang hidup di Maze (luar Glade), Griever. Oh ya, di sana juga cowok semua, sampe keesokan harinya, datang penghuni Glade baru yang anehnya, perempuan. Dan yang membuat gelisah adalah, dinding itu, pintunya gak nutup! dan Griever-griever siap menghadang! Oh ya, di sini juga ada Runner atau Pelari yang setiap siang keluar Glade dan menuju Maze untuk mencari jalan keluar.
*

Aku suka Thomas, juga Alby! Alby tuh seenaknya tapi bijakasana banget, dia pemimpin Glade. 

Terus Chuck juga, bocah paling muda, anak bawang yang kasian banget harus tinggal di Glade dan dipekerjakan seperti itu-_-, sedih waktu denger Thomas mau bawa Chuck pulang ke rumah orang tuanya, dan sedih banget tiap denger ada yang mati._.

And i know what Galley did that! Emang apa yang dilakukan Galley? baca sendiri deh!

Minho(pelari) juga lebih seru dibanding Newt(wakil pemimpin) yang serius. 

entah kenapa aku suka waktu mereka berunding, perselisihannya dapet! semua karakter kayak terbagi rata, suka deh.

waktu Thomas diajarin jadi Pelari sama Minho juga.

Dan bagian akhir yang paling keren, bener-bener menegangkan! yaitu waktu Thomas di luar Glade alias Maze pas malem-malem, dimana banyak Griever nyerang. Keren! asli, kita dibuat deg-deg-an sama Griever yang mau nyerang, beneran takut ketauan, padahal yakin banget bakal selamat karena baru beli buku keduanya (yay! ahaha). Lagian mana mungkin sih tokoh utama mati? hehe, tindakan heroik Thomas keren dah!

Aku suka alurnya, gaya bahasanya, juga adegan-adegannya, karakternya juga bagus!

Dan aku sekarang tahu kenapa ada nama aneh macam Newt, bingung kan mau baca gimana? Newton aja dibaca nyuton, ini masa nyut? berasa sakit kepala-_- tapi akhirnya aku baca versi bahasa indonesia aja. Dan kalian tahu kenapa nama-nama yang digunakan Newt, Thomas, Alby? ternyata penulis menggunakan nama-nama............(gak mau spoiler). Tapi aku masih belum tahu Minho atau Chuck atau Galley ataupun Teresa ngambil nama dari mana, gak familier aja nama..........nya :D

Ngomong-ngomong soal cover, aku lebih suka cover Mizan, karena ketakutannya lebih dapet, dan ada ilustrasi Griever di sana, juga paling belakang kayak kota yang hancur, sangat menggambarkan.
*

Terus-terus, denger-denger buku ini mau di filmin (yay lagi!) kabarnya 19 September 2014, setaun lagi. sumbernya dari imdb. klik aja link tadi buat liat siapa pemainnya ;)

Tuesday, 20 August 2013

The Night Circus

Judul: The Night Circus
Penulis: Erin Morgenstern
Penerbit: Mizan Fantasi
Terbit: Januari, 2013
Tebal: 607 hlm.
ISBN: 978-979-433-754-7
literary awards







Bersiaplah memasuki Le Cirque des RĆŖves. Jangan terlalu terkejut karena sirkus ini bukanlah sirkus biasa. Di sini kau bisa menemukan Labirin Awan, khayalan-khayalan yang menjadi kenyataan, sari apel terlezat di dunia, Pohon Permohonan, dan wanita cantik dengan gaun penuh untaian surat cinta.


Dalam Le Cirque des RĆŖves pula, Prospero sang Pesulap menjadikan Celia, putrinya sendiri, sebagai ajang taruhan. Prospero mengharuskan Celia untuk bertarung dengan Marco Alisdair, yang merupakan murid dari musuh bebuyutan sang Pesulap. Selama bertahun-tahun, Celia dan Marco berusaha saling menjatuhkan lewat berbagai wahana dan atraksi mendebarkan: panggung ilusi, raven, selubung sihir, api unggun seputih salju, dan binatang-binatang dari kertas.



Namun, kompetisi itu terhambat saat mereka perlahan-lahan saling jatuh cinta. Dan keduanya semakin kewalahan saat sesuatu yang jahat mulai mencelakai, bahkan membunuh orang-orang di sirkus, satu demi satu ....
****

Late Post! So sorry._. Its been a long time when i already finished this novel, one or two weeks ago. But hey, i lose my enthusiastic to made this review, Gyahaha. So now I am making this review in order to not call it very late. Ok, this is it, the late post review of ---The Night Circus---!
Bersiaplah kamu memasuki sirkus bernama Le Cirque des RĆŖves, karena kamu benar-benar akan merasa seperti di sana. Iya, di awal itu ada sedikit halaman tentang kamu, iya aku tekankan lagi ya, kamu, yang baru masuk ke sirkus ini, di pertengahan tentang kamu yang melihat keadaan sekitar, kamu yang ikut mengunjungi tenda-tenda dan kamu yang dapet kartu *nah loh kartu apa? baca sendiri yaa*

Detailnya menakjubkan! Kalau aja novel ini difilm-in mungkin bakal bagus banget, karena pas baca detail detail yang mahadahsyat itu, terkadang aku antusias, atau malah males dan pengen ke jalan ceritanya.  Oh ya, ngomong-ngomong tentang film, katanya sih mau difilm-in, tapi entah juga ya, karena development yang buat. Tapi yaaa, liat aja kabar berikutnya yaaaa.
Widget dan Poppet
Poppet dan Widget
Dua anak yang diikutsertakan dalam permainan, ide permainannya sendiri seru. Jadi kedua anak ini dilatih untuk nanti menghadapi satu sama lain. Permainan ini juga berlangsung sangatlah lama, bertahun-tahun. Karena ternyata pemenangnya itu adalah orang yang...........*baca sendiri* Sebenernya cara bermain dan peraturannya sendiri diceritakan sangatlah lambaaaaaattt, iya, saking banyak detail tentang sirkusnya sendiri, makanya lebih bagus divisualisasikan aja kan ya? hehe. Tapi jujur jalan ceritanya bagus kok. Aku suka. Aku dibuat penasaran sama tokoh Bailey, aku dibuat sangat menyukai si kembar Poppet dan Widget, dibuat bertanya-tanya akan peran Friedrick, dibuat penasaran sama pria bersetelan abu-abu, dibuat menyenangi sama tokoh Tsukiko, dibuat bilang 'wow keren' sama gaun Celia yang kayka bunglon *ingat, bukan kostum!* dan dibuat takjub sama tenda buatan Marco . 
Percintaan Marco dan Celia, kedua pemain itu sebenernya bagus, cuma awalnya kurang, karena mereka saling menyukai karena alasan apa coba? *Baca! haha* kurang seru ide mereka-_-

Hey, hey, tahu gak? ada frase 'Wayang Indonesia' loh di novel ini, aku sendiri udah lupa di halaman berapa atau kenapa ada frase itu tapi beneran ada! Berarti budaya Indonesia semakin berkembang baik oleh negara luar. 
Terus-terus, di sini juga disinggung cerita Merlin, siapa yang gak tahu Merlin? Cari di google aja noh banyak ;p Daaaannn, di novel ini aku menemukan kata baru!  'Pengejawantahan'. Udah pernah denger sih sekali, jadi seakan diingatkan kembali, soalnya kata ini jarang digunakan bahasa Indonesia, ya gak? Dan artinya adalah menjelma, menjadi berwujud, menitis.

Satu yang terpikir olehku pertama kali waktu baca penggambaran tentang Sirkusnya, yakni Le Cirque des RĆŖves ini bernuansa hitam dan putih, yang diselipi semburat merah gara-gara rĆŖveur. Nah di sampul malah merah dan emas, beuuhh warna sampul Mizan gak nyambung sama ceritanya! Walau memang bagus, iya aku suka gambarnya, tapi warnanya yang gak singkron sama cerita itu loh menyebalkannya.  Padahal hitam sama putih kan eksotis keliatannya._. Ini cover versi luar, yang warnanya lebih nyambung._.
"Orang-orang melihat apa yang ingin mereka lihat. Dan dalam sebagian besar kasus, mereka melihat apa yang sudah diberitahukan kepada mereka." pg.41

Aku cuma mau ngasi tahu bab mana yang paling berkesan, dan bab paling berkesan  adalah Kisah-kisah, iya waktu Widget sama pria bersetelan abu-abu bercakap-cakap, kalimat terpanjang yang diucapkan pria itu dan kalimatnya itu lohhh, bermakna banget. Keren. Mau ditulis tapi banyak, jadi kalian baca aja yaaa, yahaha.

Terus, mungkin beneran ada Revuer ya? Saking banyaknya yang suka sama novel inikah? Nyampe postcardnya novel ini juga ada, kurang keren apalagi coba? :)

Thursday, 1 August 2013

The Immortals of Meluha

Judul: The Immortals of Meluha (Shiva Trilogy #1)
Penulis: Amish Tripathi
Penerbit: Mizan Fantasi
Terbit: Juni 2013
Tebal: 586 hlm.
ISBN: 978-979-433-738-7


Meluha, sebuah kerajaan sempurna ciptaan Shri Rama yang dihuni oleh Dinasti Suryavanshi. Berabad-abad kemudian kerajaan ini tumbuh subur dengan para penduduknya yang nyaris hidup abadi. Tetapi, kini Dinasti Suryavanshi terancam bencana. Sungai Saraswati yang menjadi gantungan hidup tiba-tiba airnya menyusut. Selain itu, mereka juga menghadapi ancaman perang dari timur, Dinasti Chandravanshi yang bersekutu dengan kaum Naga, kaum manusia monster yang mengerikan.


Satu-satunya harapan adalah memenuhi ramalan legenda: kala kejahatan mencapai puncak dan musuh meraja, akan muncul pahlawan dari tanah tak terduga. Apakah Shiva, pemuda tak terdidik dari suku liar wilayah Tibet itu benar-benar pahlawan yang ditunggu? Apakah Shiva, yang hanya ingin menyelamatkan sukunya dari kelaparan bisa jadi pahlawan dinasti abadi Suryavanshi? Dalam kisah epik tentang kepahlawanan, cinta, dan perjuangan ini, kita akan mengikuti perjalanan Shiva, pemuda biasa dari suku terasing menjadi seorang mahadewa yang mengguncang dunia.
***

Aku suka cerita tentang dewa, Yunani lah yang paling jadi favorit. Tapi di buku ini, aku diperkenalkan dewa lain, Mahadewa dari India.  Disini menceritakan tentang Shiva yang waktu dia minum somra, lehernya jadi warna biru. dan taraaa ini lah si legenda, Sang Neelkanth --Penghancur Kejahatan-- telah datang. Shiva. Iya, disini nyeritain tentang perjalanan Shiva menjadi Mahadewa, yang dasar namanya dewa, pasti dong perilakunya baik. Shiva disini sangat pemberani, kuat, ramah, peduli, adil, rendah hati, dan semua sifat baik kayaknya ada di dia, humornya juga lumayan. 

Di awal kita dikenalkan sama budaya disana, terutama agama Hindu, terus kita dikenalkan dengan peperangan antar dua sisi, Suryavanshi dan Chandravanshi, semua itu karena perbedaan pendapat dan menganggap kelompoknyalah yang paling benar. Diselingi sama kisah cinta Shiva dengan Sati, Sati ini tokoh yang menarik, berpendirian teguh dan pemberani. Seru waktu baca bagian Shiva untuk bisa buat Sati terkesan dan bangga sama dia. 

Alurnya menarik, penuturannya juga asyik. Tiap ada perkelahian diceritain dengan detail, jadi ada kesan Art of the War-nya gitu. Karakternya yang walaupun agak banyak juga dikemas dengan rapih sehingga gak ada masalah siapa ini siapa itu. 

Oh ya, ada beberapa pertanyaan yang belum kejawab, yakni kenapa leher Shiva berubah jadi biru waktu minum somra? Awalnya mungkin bisa aku terima aja berhubung ini fantasi, apa saja bisa jadi mungkin. Tapi karena Brahasphati ngungkit, aku jadi dibuat penasaran. Mungkin itu bakal dijelasin di buku selanjutnya, mungkin. Iya, aku menantikan buku selanjutnya. Apalagi dengan akhir buku yang masih gantung. Karena aku juga penasaran gimana tindakan Shiva setelah mengetahui kalau Chandravanshi.....................*baca sendiri* Aku suka konflik yang dibuat disini! Menarik.

Oh iya, waktu bagian Shiva nyiptain trisula kok agak menyebalkan ya? Jadi disini kayak dia yang nyiptain, padahal kan itu udah terkenalnya sama Neptunus._.

Tapi aku suka waktu Shiva menjabarkan daun: "Sinar matahari yang putih menyinari daun. Sifat fisik daun itu menyebabkan menyerap warna ungu, nila, biru, kuning, oranye dan merah. Daun tidak menyerap warna hijau. Warna hijaulah yang dipantulkan ke mataku. Karena itulah aku melihat daun berwarna hijau." Oke, emang aku baru dengar ini, kemana aja sih aku waktu guru menjelaskan? Tapi ilmiahnya keren. Secara tidak sadar, banyak banget pesan moral yang kita ambil dari novel ini.

Jujur, sebelum aku liat cover Mizan, aku liat cover di atas ini, aku gak minat baca, kenapa? Disitu ada orang berambut kayak alm. mbah surip, terus ada trisula menghadap kayak ke laut. Oh mungkin itu orang mau nangkap ikan. Disitu juga ada tulisan Amish, cocok banget sama ikan yang bau amis. Tapi hey, untung sekali mizan ganti covernya ke yang lebih kece! dan terlihat lebih keren. Ditambah dapet rekomendasi dari kakak kalau buku ini bagus. Terbukti kan, ceritanya bagus! jadi, lagi-lagi, jangan judge buku dari covernya.

Meluha, Meluha, Meluha. Nama tempat yang bagus ya, enak untuk didenger, menarik. *yang ini absurd*
Sebenernya aku udah baca novel ini dari pertengahan juli lalu, tapi baru sempet atau dapet mood buat resensinya sekarang. Jadi maaf kalau ada yang kurang, hehe.

Sunday, 10 February 2013

Insurgent #divergent trilogy book 2

Judul: Insurgent (divergent Trilogy: book2)
Penulis: Veronica Roth
Penerbit: Mizan Fantasi
Genre: Fantasi dystopia
Terbit: Januari 2013
Tebal: 547 halaman
sinopsis:
Satu pilihan bisa mengubahmu, atau justru menghancurkanmu

Konsekuensi pilihan yang diambiknya membuat Tris terjebak dalam faksi pengkhianat yang membunuh keluarganya. Kini, Tris harus mencoba menyelamatkan orang-orang yang disayanginya, juga dirinya sendiri, sementara benaknya dikacaukan oleh berbagai tentang kesetiaan, identitas, dan pengampunan.

Ketika ancaman perang dan perpecahan faksi semakin mengancam, Tris harus memutuskan, tetap pada identitasnya sebagai Dauntless atau memunculkan dirinya yang sejati. Sebagai Divergent. Sebuah identitas yang dianggap berbahaya dan dihindari semua faksi.
**

setelah menunggu empat bulan akhirnya insurgent terbit. sebenernya jarak terbit insurgent dengan divergent ini delapan bulan, cuma aku beli+baca divergentnya empat bulan setelah terbit jadi yaaa ngapain aku ngebahas ini? hehe.

oke tentang insurgent, di buku dijelasin sama Fernando (faksi Erudite yang memisahkan diri ke Amity), kalau insurgent: kata benda. Orang yang bertindak oposisi terhadap otoritas yang mapan, yang tidak selalu dianggap sebagai orang yang suka berperang.

di review divergent kemarin aku bilang 'too much kiss' kan? dan aku hampir ngejudge buku ini kayak gitu lagi, tapi untungnya itu cuma halaman awal-awal karena kesananya Four (Tobias) dan Tris (Beatrice) ini hubungannya jadi agak menjauh.

berhasil kabur dari peperangan Abnegation dan Dauntles(yang dipengaruhi simulasi: jadi mereka gak sadar ngelakuin apapun, semacam hipnotis kali ya? hehe). Tris, Tobias, Peter (ingat yang nyolok mata Edward? ya dia!), Marcus (pemimpin abnegation, sekaligus ayahnya Tobias), dan Caleb (kakak Tris yang masuk Erudite) pergi ke faksi Amity untuk mencari perlindungan. Amity ini yang emang sifat faksinya menjunjung kedamaian, mereka nerima mereka. disini Tris ngebuntutin Marcus yang berduaan dengan Johanna (juru bicaea faksi Amity, Amity ini gak punya pemimpin), Johanna ngebujuk Marcus untuk ngasih tahu rahasia yang cuma Abnegation yang tahu, dan yang ngebuat Abnegation rela mati. Tapi Marcus menolak. Tris juga nyoba untuk mengetahui kebenaran rahasia ini, tapi Marcus tetep nolak.

tiba-tiba Dauntles pembelot (Dauntles yang berkhianat dengan bersekutu bareng Erudite) nyerang markas Amity, bukan nyerang Amitynya tapi Abnegation. Tapiii Abnegation berhasil berpencar, Tris, Tobias, Caleb dan Susan (tetangga Tris waktu di abnegation) berhasil kabur dan menaiki kereta yang ditumpangi factionless, dan yep mereka awalnya disuruh keluar, cuma pas Four ngaku sebagai Tobias Eaton, mereka diterima dan dibawa ke markas factionless yang ternyata pemimpin mereka, Evelyn, adalah ibu kandung Tobias. mereka, factionless ingin nyerang Erudite dan memusnahkan apa yang namanya faksi ini. kesananya masih panjang, males nyeritain, ntar malah spoiler lagi.

tapi dibuku dua ini, kita bisa tahu lebih banyak tentang Amity, Candor, pokoknya kelima faksi ini, factionless juga ikut diceritain. semua faksi berperan walau gak banyak.
Karakter para tokoh disini juga semakin jelas, bikin kaget sendiri. karena emang diambil sudut pandangnya Tris. tapi aku suka.

oh, dan disini ngeliatin banget sisi Tris yang lemah, kok dia berasa nangis terus ya? disini Tris juga memendam banyak rahasia, begitu juga Four yang ngenyebabin hubungan mereka tidak seromantis dahulu.
Tris disini juga memperlihatkan banget kalau hidup itu pilihan. yaa sesuai kalimat pertama dalam sinopsis. bukan cuma milih untuk jadi dauntless atau Divergent. tapi masih banyak lagi. permasalahan semakin rumit dan menegangkan? cukup.

kamu rela begadang baca buku ini? iya! aku tidur jam satu maleman terus selama dua hari ini gara-gara buku ini. ah, aku juga suka cover insurgent! lebih menarik dibanding divergent menurutku.
Endingnya tetep gantung. dan menimbulkan banyak tanda tanya. desas desus sih novel terakhirnya, judulnya convergent.

oiya, dulu di Divergent aku bilang kan kalo novel itu mirip hunger games dan harry potter? nah, di insurgent ini diperlihatkan sangat jauh berbeda alurnya.

kalimat menarik dalam buku versi aku:
"Berapa lama pun seseorang dilatih agar jadi berani, kita tak penah tahu apakah mereka memang berani atau tidak hingga sesuatu yang nyata terjadi." -Lynn. pg.186

aku pernah membaca bahwa menangis itu tak dapat dijelaskan secara ilmiah. fungsi air mata hanyalah untuk membasahi mata. Tak ada alasan yang jelas mengapa kelenjar air mata memproduksi banyak air mata saat emosi. pg.359

"Aku tak  tahu kau hidup di dunia yang mana, tapi diduniaku orang-orang hanya melakukan sesuatu untuk orang lain karena dua alasan. Yang pertama, jika orang itu menginginkan sesuatu sebagai balsannya. Dan yang kedua, jika orang itu merasa berutang pada orang lain." - Peter. pg.413

Aku menyadari orang itu memiliki berlapis-lapis rahasia. Jika kita pikir kenal dan memahami meraka, tapi motivasi mereka selalu tersembunyi dari kita, terkubur di dalam hati mereka. Kita tak akan pernah mengenal mereka, tapi terkadang kita memutuskan untuk memercayai mereka. pg.532

***18 Desember 2013
wew, aku salah info, mentang-mentang buku kesatu dan keduanya --vergent semua jadi desas desus nentuin buku ketiganya convergent-_- dan itu salah besar, karena buku ketiganya adalah Allegiant. Di luar sih udah terbit cuma kalo Indonesia belum, masih masa alih bahasa mungkin, ditunggu deh pastinya, apalagi nanti Maret 2014, Divergent mau dipelemin, kyaaa Four!!


Saturday, 26 January 2013

Liesl & Po

ini review yang aku tulis ketiga kalinya karena ke ilang terus, jadi ilang, nulis lagi, ilang lagi, nah ini aja terakhir, awas aja kalo tiba-tiba ilang lagi!

ini cerita untuk anak-anak, kangen sama cerita beginian.

Judul: Liesl & Po
Penulis: Lauren Oliver
Ilustrator: Kei Acedera
Penerbit: Mizan Fantasi


Liesl lives in a tiny attic bedroom, locked away by her cruel stepmother. Her only friends are the shadows and the mice,until one night a ghost appears from the darkness. It is Po, who comes from the Other Side. Both Liesl and Po are lonely, but together they are less alone. 

That same night, an alchemist's apprentice, Will, bungles an important delivery. He accidentally switches a box containing the most powerful magic in the world with one containing something decidedly less remarkable. 

Will's mistake has tremendous consequences for Liesl and Po, and it draws the three of them together on an extraordinary journey.

From New York Times bestselling author Lauren Oliver comes a luminous and magnificent novel that glows with rare magic, ghostly wonders, and a true friendship that lights even the darkest of places.
**
Liesl Morbower dikurung di loteng oleh ibu tirinya, Augusta. Hari ketiga dia dikurung dia liat penampakan hantu-entah laki-laki atau perempuan- dengan seekor binatang-entah kucing atau anjing, karena di Dunia Lain semua tampak kabur-. mereka akhirnya berteman, Liesl ingin Po, hantu tadi menyampaikan pesan rindunya kepada ayahnya yang meninggal tiga hari lalu.

sementara itu Will, setiap hari selalu melihat ke arah jendela loteng untuk melihat 'gadis loteng' yang sepertinya sedang melakukan sesuatu. Will adalah seorang murid sang alkemis, hari itu dia disuruh sang alkemis ke tempat Lady Premier untuk mengantarkan peti sihir yang kata sang alkemis adalah sihir terkuat yang ia buat dan memang pekerjaannya selama 5 tahun karena bahannya yang susah didapat. lalu setelah dari sana Will harus ke tempat Mr.Grey untuk membeli bahan untuk sihir sang alkemis.
tapi, bukannya mematuhi perintah sang alkemis, Will malah ke tempat gadis loteng itu dulu, tempat yang jika ia harus ke Lady Premiere dulu, ia harus memutar dan membuat Will hanya bisa tidur satu jam. akhirnya ia memutuskan untuk ke rumah Mr.Grey dulu.
Mr.Grey yang kehabisan guci untuk abu orang meninggal, harus merelakan peti perhiasan neneknya(?) untuk abu Mr.Morbower yang meninggal tiga hari lalu.
karena bentuknya yang hampir sama, juga karena rasa kantuk Will dan ketakutan Will akan Mr.Grey, Will malah membawa peti yang salah saat keluar dari rumah Mr.Grey. ya, tertukar dengan tidak disengaja! dandari sinilah petualangan dimulai....

ngingerin tentang rapunzel yang dikurung di loteng sama ibu tiri yang jahat, tapi kesananya beda. ceritanya ringan tapi tetap menarik. karakternya juga kuat. Lucu! masa si mr.grey yang memang menangani orang-orang mati ngeluh gini: coba aja orang-orang tidak meninggal untuk seminggu saja-_- yaa mana bisa coba errr. terus wanita tua yang ingin membersihkan negara dari kejahan, terus Mo si otak udang yang penyayang, Augusta yang walau pake pakaian mahal masih kayak kodok, dan lainnyaaa... ilustrasinya juga keren, yaiyalah orang ilustrasi cover sama layout bukunya sama yang nge'...apa ya..'innya Alice in Wonderland, hihi

karya Lauren Oliver yang lain (Lauren Oliver ini penulis delirium trilogy). disini dia memberikan hal yang berbeda, ada sihirnya, alkemi dan hantunya. bagus sih kalau aku bilang :)

pengucapan Liesl itu gimana sih? aku bacanya kayak liszel, terus lils, liyezel. entah deh bingung, nama susah amat-_-

ini juga ada video ilustrasi yang ada di buku: