judul : Voice Of The Gods
pengarang : Trudi Canavan
penerbit : Mizan Fantasi
tahun: juli 2011
tebal: 822 halaman
ISBN: 978-979-433-633-5
sinopsis:
“Auraya belum muncul.”
“Mungkin dia tak akan datang. Bagaimanapun dia pernah menjadi The White, pelayan tertinggi para dewa.”
Perang kembali berkecamuk di Ithania. Baik kaum Pentadrian maupun Circlian berkeras saling mengalahkan demi membuktikan bahwa dewa merekalah yang paling benar.
Di tengah semua kekacauan itu, kaum Liar ingin membunuh para dewa yang mereka anggap sebagai penyebab kesusahan manusia. Tetapi, mereka membutuhkan Auraya agar bisa melaksanakan misinya. Tanpa Auraya, mereka tak akan sanggup mengumpulkan tenaga sihir untuk mengalahkan para dewa.
Sanggupkah Auraya, seorang mantan White, membunuh para dewa yang dulu disembahnya? Sekali lagi Auraya dihadapkan pada pilihan yang sulit. Pilihan yang akan menentukan masa depan dunia.
***
voice of the Gods!!
wow, cerita yang menakjubkan buat gue. gue suka (y) apalagi sama Auraya, tokoh utamanya hehe.
jadi di buku ke tiga ini rahasia para dewa terbongkar. dan yaa, para dewa pun terbunuh oleh ke enam manusia abadi ituu.
ini buku ketiganya, kalo yg pertama gue belum baca-- dan yg kedua kalian bisa liat disini
dan ternyata kaum Circlian dan Pentadrian menyembah dewa yg sama. jadi misal dewa chaya di circlian tapi sebenernya dewa chaya berperan juga sebagai dewa sheryr di pentadrian. ya dan kelima dewa itu juga yg menginginkan kedua kaum itu berperang, parahbanget. tapi disini sayangnya gak di kasih tau kenapa para dewa berbuat seperti itu. ini entah Trudi Canavan sengaja atau tidak, atau malah gue yang nggak ngerti. tapi keseluruhan gue suka.
dan satu lagi, ini kan judulnya voice of the gods, tapi kok pas di ke bahasa Indonesia-in jadi rahasia para dewa? bukannya voice itu suara yaa? tapi gak masalah sih yaa. lebih nyambung Rahasia Para Dewa kok ;;) hihi
Dan di halaman terkhir terakhir ada hasil 'wawancara bersama Trudi Canavan' nya. Dan seperti biasa buku ini gue pinjem dari kantornya kaka gue. gue malah baca dan tamatin buku ini duluan daripada 'Dunia Sophie' yg padahal gue baca duluan. heheh. oke y sekian bacotan gue terimakasih ;;)
Showing posts with label Trudi Canavan. Show all posts
Showing posts with label Trudi Canavan. Show all posts
Saturday, 10 December 2011
Sunday, 4 September 2011
LAST OF THE WILDS
Judul : LAST OF THE WILDS; buku kedua Trilogi Age Of The Five
Penulis : Trudi Canavan
Penerbit : Mizan Fantasi
Tahun : 2011
Genre : Novel fantasi
ISBN : 978-979-433-608-3
Tebal : 842 Halaman
“Bunuh dia Auraya!” perintah Huan. Tubuh sanh Dewi berpendar di udaara. “Dia bukan Leiard. Dia Mirar! Pembangkang Para Dewa! Patuhi aku Auraya! Tuntut Huan. Auraya tertegun.
Sehabis perang, masih dihantui mimpi buruk, Auraya kembali ke Siyee untuk membantu suku mereka yang terkena wabah mematikan. Tak disangka, Auraya kembali bertemu Leiard, Penasihat Dreamweafer sekaligus kekasihnya, yang dulu tiba-tiba meninggalkannya begitu saja.
Kini, Leiard muncul lagi di hadapan Auraya sebagai Mirar. Pemimpin kum Liar, musuh utama para Dewa, juga musuh utama para Whitedan kaum Circlian. Mirar, tokoh pemberontak yang pernah dikalahkan Juran, ternyata berhasil lolos dari kematian dan bertahan hidup hingga nyaris seabad kemudian.Kini, Huan mendesak Auraya menumpas Mirar sekarang dan selamanya.
Mampukah Auraya melakukannya? Membunuh orang yang pernah dicintainya? Sebagai The White, auraya wajib mematuhi para Dewa, tetapi sebagai manusia, dia juga punya cinta. Pilihan mana yang akan diambil Auraya?
berbeda dengan dua buku sebelum ini yang gue pinjem dari salma, kalo ini gue pinjem ke kakak gue tercinta, ka yunny :* hehe. dan gue udah pesen buat minjemin buku percy jackson ke kakak gue dari 1 sampe 5 ke kantornya. mudah-mudahan masih bisa minjem yaa :) dan bukunya belum di ke gudang in, soalnya kan terbitan lamaa ._.
gue baca buku ini langsung kedua, jadi ngerasa bingung dan bosen awal2nya. tapi pas gue cari tau di google tentang buku pertamanya gue jadi ngerti dan ngerasa buku ini menarik banget untuk dibaca, makanya gue baca buku ini sehari 200 halaman percaya gak tuh? haha, pensaran abis.
gue baca buku ini langsung kedua, jadi ngerasa bingung dan bosen awal2nya. tapi pas gue cari tau di google tentang buku pertamanya gue jadi ngerti dan ngerasa buku ini menarik banget untuk dibaca, makanya gue baca buku ini sehari 200 halaman percaya gak tuh? haha, pensaran abis.
Buku ini nyeritain tiap tokoh, loncat loncat gitu, tapi ntar di akhirnya mereka bertemu kok. ini nih yang buat tulisan Trudi Canavan menarik, cara pembawaannya itu loohh, amazing amazing kalo kata tukul arwana ._.
di buku pertama diceritain bahwa Auraya di angkat sebagai The White–pelayan para Dewa– dan di buku pertama juga terjadi perang antara kaum Circlian–yang menyembah 5 Dewa yang masih hidup setelah perang antar dewa– dan kaum Pentadrian–meyembah 5 dewa juga, tapi dewa mereka sudah mati–.
di buku kedua ini, di akhirnya gak nyangka banget bakal kaya gitu, *gue gak mau bocorin, biar kalian penasaran hahaha evillaugh* gue dukung Mirar deh, dan gue setuju banget ama apa yang diputusin Auraya. . Dan semoga Auraya mau belajar sama Emerahl tuk jadi manusia abadi, biar bisa sama Leiard alias Mirar.
suuueeeeeerrr, gue penasaran abis ama nih buku. gue bakal tunggu buku ketiganya yang berjudul Voice Of The Gods. gue kirakira, kayaknya tuh makhluk yang menyembah para Dewa bakal insaf dan menyembah Tuhan. karena di buku kedua juga kan udah ada berita mengenai sang pencipta yang menciptakan manusia, dewa, dan dunianya. dan semoga aja Auraya dapat bahagia dengan Mirar. eh, tapi gimana dengan Dewa Chaia, dia juga kan suka ama Auraya. tapi kan ga mungkin banget kalo Dewa berpasangan dengan manusia. bisa sih, kayak si Hercules itu setengah Dewa. tapi pencitraan Dewa oleh Trudi Canavan ini beda, Dewa nya membentuk cahaya, jadi gak punya wujud asli gitu.
okay, udah yah, udah kepanjangan nih, hehe. jelas gak sih gue ceritanya? maap kalo gajelas ._.V
Subscribe to:
Posts (Atom)

