Sunday, 28 April 2013

The Ring of Solomon

Judul : The Ring of Solomon – Cincin Solomon
Penulis : Jonathan Stroud
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Alih Bahasa : Poppy D. Chusfani
Cetakan Pertama : November 2012
Tebal : 528 halaman, paperback
ISBN : 978-979-22-8943-5
Harga: Rp.70.000,-
Literary Award : School Library Journal Battle of the Books (2011)


Prekuel trilogi Bartimaeus.

Buku-buku Bartimaeus telah diterjemahkan ke dalam 35 bahasa dan terjual 5 juta copy lebih di seluruh dunia.


Sinopsis:

Bartimaeus, sang jin luar biasa, terjebak sebagai budak di Jerusalem, di bawah kekuasaan Raja Solomon. Semua ini gara-gara cincin legendaris Solomon, yang membuat pemiliknya memiliki kekuatan tak terbatas.


Namun, dengan datangnya Asmira, gadis pembunuh yang ternyata punya banyak rencana, keadaan mulai… menarik.



Maka Bartimaeus pun berada di posisi paling berbahaya selama kariernya yang panjang dan harus mengerahkan semua kekuatan sihirnya agar bisa lolos dari situasi ini.



Petualangan Bartimaeus yang pasti dianggap seru oleh pembaca lama maupun baru.

---Booklist
****


yeee, Bartymaeus balik lagi \:D/ jin satu ini emang the best deh, apalagi sifatnya yg frontal, banyak akal dan gak pernah kehabisan kata ini beraksi lagi di buku penutup yang merupakan prequelnya, jadi ini buku bersetting sebelum Barty ketemu sama Nathaniel. aku kira di buku ini bakal nyeritain tentang Barty dan Ptolemy (master kesayangan Barty) tapi pas baca buku terakhirnya gak mungkin juga, soalnya kan sebagian udah diceritain disana. 



jadi, buku ini diambil tahun 950 SM di Israel dan seitarnya, Israel ini, tepatnya Jerussalem dipimpin oleh Raja Solomon yang dipuja sekaligus ditakuti oleh manusia bahkan spirit kayak Barty, kenapa? karena sebuah cincin yang dikenakan Solomon. Cincin ini berisi ribuan jin dan spirit kelas atas yang bersedia mematuhi apa saja yang diperintahkan si pemakain cincin dengan sekejap! yey, keren kan. cara kerjanya kamu cuma nyentuh cincin aja, dan pyaarr, spirit2 berdatangan, mau yang lebih nyeremin? kamu cuma tinggal puter aja ini cincin dan ribuan spirit akan datang mematuhi perintah.



Nah, Bartimaeus ini sialnya harus menjadi budak salah satu dari ke-17 penyihirnya Raja Solomon, salah satu penyihir tersebut adalah Khaba, penyihir paling kejam yang gak segan2 memakai cambuk intisari buat budaknya yang membangkang. tapi emang dasar ya, jin kelas empat--Barty--ini masiiiihh aja membangkang dan ngucapin kata seenak jidat ke masternya-_- 



Di seberang sana ada kerajaan Sheba yang dipimpin seorang wanita cantik, Ratu Balkis. Nah, Solomon ini pengen Balkis jadi istri yang kesekiannya dia. Tentu saja, sebagai ratu yang tidak mau merendahkan harga dirinya, Balkis menolak dan terus menolak. Sampai suatu ketika datang jin utusan Solomon yang mengancam bila Balis tidak  mau menjadi istrinya, Balkis harus membayar upeti kepada Jerussalem, jika tidak Solomon akan memutar cincinnya dan pasukannya datang untuk menghancurkan Sheba.



Balkis, yang emang harga dirinya tinggi banget, tetep gak mau jadi istri maupun memberikan upeti ke Jerussalem, maka ia mengutus pengawal pertamanya, Asmira untuk ditugaskan membunuh dan mencuri cincin Solomon, hal yang sangat mustahil. Tapi Asmira tetap pergi karena kepatuhan dan kecintaanya terhadap negerinya. Dan cerita semakin seru saat Asmira bertemu Barty!

***


yaaahh, sedih yaa ini merupakan cerita terakhir Barty, dia ini karakter favoritu dengan keusilan dan komentar saratisnya ke siapa pun itu. Tapi, semoga aja Oom Jonathan Stroud bikin lagi cerita barty, beneran pengen baca lagi :(



idenya bagus, ceritanya ngalir, petualangannya seru, kejutan di sana-sini, apalagi peran Bartynya, yang kocak, cerdik dan baik (baik sebenernya, cuma Barty suka ngelak.) dan tidak hanya kepada masternya, sindiran itu juga ditujukan kepadamu, iya kamu si pembaca-_- karakter Barty emang favorit, tapi gak kayak natthaniel disini Asmira berbeda dan aku kurang suka dia-_-



penerjemahnya udah bagus karena semua tersampaikan dengan cukup baik, cuma sayangnya banyak banget typonya, duapuluhan ada  tuh. covernya bagus, warna gambar cocok deh! 


pertanyaan iseng, spoiler
di cover ada gambar phoenix yang gigit cincin Solomon tapi di cerita, Barty yang berubah jadi burung phoenix gigit jari yang di ujungnya ada cincin Solomon. nggak langsung gigit cincinnya tapi gigit jari yang berlumuran darah. tapii yaa ini bukan masalah, aku cuma iseng nanya, haha :D



Sunday, 14 April 2013

The Graveyard Book

Judul: The Graveyard Book (Cerita dari pemakaman)
Penulis: Neil Gaiman
Ilustrasi: Dave Mckean
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Terbit: Maret 2013
Alih bahasa Ariyanti E. Tarman
Desain Sampul: Em Te
ISBN: 978-979-22-9460-6
Tebal: 351 hal, 20cm
Harga: Rp.55.000,-
Sinopsis:
Nobody Owens––panggilannya Bod––adalah anak biasa, benar-benar biasa, seandainya dia tidak tinggal di kompleks pemakaman, dibesarkan oleh hantu-hantu, dengan wali yang tidak berasal dari dunia orang hidup maupun orang mati. Banyak petualangan di pemakaman itu, dan kalau Bod pergi ke dunia luar, dia terancam bahaya dari pria bernama Jack––yang telah membunuh seluruh keluarga Bod.


Pencerita ulung Neil Gaiman kembali menyajikan cerita tentang kehidupan dan kematian, kasih sayang dan tumbuh dewasa, serta menemukan keluarga di tempat-tempat yang tampaknya paling mustahil.

***

Keluarga si bayi telah dibunuh semua oleh pria bernama Jack, tinggal si bayi, tapi ketika bayi itu hendak dibunuh, si bayi tidak ada di ranjangnya. Pria bernama jack mencari si bayi dengan hidung tajamnya, tapi ia tak menemukan hasil. Bayi itu berada di pemakaman, dilindungi oleh para hantu disana. Ia kabur dari ranjang tidurnya (bayi kok bisa mikir ya? tapi yasudahlah, imajinasi si pengarang) dan berhasil sampai ke pemakamana dan ditemukan oleh hantu suami istri Owens, suami istri itu tak pernah punya anak, maka Mrs.Owens menginginkan bayi itu, terjadi perdebatan diantara banyak penghuni pemakaman, tapi akhirnya Wanita Penunggang Grey dengan kudanya datang dan mereka semua setuju untuk memberi hak Kebebasan Pemakaman pada Nobody Owens! (iya, namanya Nobody, sempet gak ngeh pas baca di sinopsis, dan ternyata, yaa aku ketawa pas baca bagian itu._.) dan Silas sebagai orang yang tidak mati dan juga tidak hidup, bersedia menjadi wali Bod --panggilan Nobody--hingga ia dewasa.

Bod Owens dibesarkan di tempat tak terduga, pemakaman. Disana, ia menemukan masalahnya sendiri, ia punya teman baru yang 'manusia hidup' saat umur 5 tahun, berurusan dengan ghoul (disini ada ghoul yang sebenarnya sebelum mereka menjadi ghoul bernama presiden amerika ke-33, kaisar Cina, dan bahkan penulis terkenal Victor Hugo!)bertemu dan menjadi teman seorang hantu penyihir, kehausannya akan pelajaran di dunia luar tentang kehidupan dan bukan hanya kematian, dan lain sebagainya.

Pertama liat novelnya: ini novelnya Neil Gaiman, penulis yang aku cari-cari karena penasaran sama orang-orang yang ngejadiin dia idola, semacam penulis favorit._.

Liat covernya: cerita dari pemakaman, kira-kira aku bakal suka gak ya? Di sampul ada patung-patung gini, religius ga ya? Aku gak terlalu suka buku yg religius banget._. tapi akhirnya aku beli juga dengan menancapkan nama Neil Gaiman._.


Setelah baca: idenya bagus. penerjemah juga menerjemahkannya dengan bagus, penggunaan bahasa yang cukup nyaman. Dan isinya keren!!







Ilustrasinya tuh unik, ini masuknya ke macam apa ya? Gambarannya tuh kayak asal tapi tetep bagus dan memberi kesan.

Aku hampir suka semua bab, kecuali yang 'tarian kematian', sekadar cukup. paling suka bab 'batu nisan si penyihir', ngingetin dongeng yang biasa aku baca, dan karakternya yang unik dan cukup kuat buat aku makin suka.


Aku suka keunikannya menulis, merangkai cerita, menyangkut pautkan masalah, bahkan mengakhiri ceritanya (cuma buat info: aku suka akhir cerita yg tak terduga, atau dalam beberapa hal tak terduga, sekalipun itu sad ending. malah kadang aku lebih suka akhir yg sad ketimbang happy-_-eemm bukan berarti ini novel berakhir sad ending ya) (aaa hentikan aku supaya nggak spoiler) semua tertata rapi dan mengalir. walau alurnya cepat tapi masih bisa menyesuaikan. Bagus deh.

4,5 bintang dari 5 bintang 


quote what i've seen:
"Bagaimana kau bisa melakukan itu? beberapa keterampilan bisa diperoleh melalui pendidikan, beberapa dengan tekun berlatih, dan beberapa dengan waktu. Keterampilan-keterampilan itu akan berkembang kalau kau belajar." pg.49
"Karena ada banyak misteri. karena ada hal-hal yang terlarang untuk dibicarakan. karena ada hal-hal yang tidak mereka ingat." Silas pg.191-192 
"tidak ada orang yang ke sekolah untuk belajar. Maksudku, orang bersekolah karena harus." -Mo pg.221 
"Kalau kau tidak berani mempertaruhkan apa pun, tak ada hal yang akan kauperoleh di ujung hari." -Nehemiah trot pg.266
literary awards


UPDATE!!!
Friday, October 11, 2013

Wow, kabarnya The Graveyard Book ini mau difilmkan lho! hak ciptanya sudah dibeli oleh Disney untuk diadaptasi ke layar lebar. Let's see :D