Sunday, 11 May 2014

The Lightning Thief (PJO #1)

Judul: Pencuri Petir ((Percy Jackson and the Olympians #1)
Penulis: Rick Riordan
Penerbit: Mizan Fantasi
Terbit: Oktober 2013
Tebal: 436 hlm.
ISBN13: 9786021606223


Percy Jackson--dua belas tahun, disleksia dan GPPH (Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktif)--hampir dikeluarkan dari sekolah asramanya... lagi. Tetapi, itu hanya sedikit saja dari sekian banyak masalah yang menantinya. Monster-monster tiba-tiba menyerangnya. Dewa-dewi dari Gunung Olympus berebut mencarinya, sebagian melindunginya sebagian menyerangnya.

Masalah semakin rumit ketika Percy membuat seorang dewa marah besar. Petir Asali milik Dewa Zeus telah hilang dicuri, membuat Dewa Tiga Besar saling menyalahkan dan memunculkan konflik besar di Gunung Olympus. Tanda-tanda akan terjadinya perang mulai terlihat, dunia terancam hancur. Percy pun dituduh menjadi tersangka utama pencurian dan penyebab perpecahan para dewa.

Kini Percy dan dua orang temannya hanya punya waktu sepuluh hari untuk mencari dan mengembalikan benda keramat tersebut dan mencegah terjadinya perang besar di Olympus. Namun, Percy harus menghadapi tantangan besar, sebuah kekuatan mengerikan yang lebih hebat daripada kekuatan para dewa sendiri.
***
pict source: here
spoiler alert!!

pict source: here
Entah kenapa waktu baca ini tuh, terus aja kepala aku ngebanding-bandingin sama filmnya. Dan beda! Aku udah bilang kan aku nonton filmnya dulu, baru baca ini, dan untungnya aku nyaman-nyaman aja. Malah lebih asyik._. 

Tapi walaupun beda, keduanya punya daya tariknya masing-masing.  Kalo disuruh milih, aku gak bisa, soalnya keduanya sama-sama keren! walau beda alur._.

Di buku yang ngasih petir itu Ares, sedangkan di film di perisai yang dikasih Luke! tapi emang Luke-Luke juga sih, cuma melibatkan dewa. Terus Poseidon juga nggak ngomong lewat bisikan ke Percy, ngingetin yang di kasino Lotus aja nggak! Tiga mutiara itu juga nggak diambil satu-satu di berbagai temapat, melainkan dikasih sama.....siapa ya lupa, pokoknya makhluk yang di bawah air deh, dia ngasihnya langsung tiga mutiara! Bagian akhir emang paling beda banget antara buku sama film, lebh puas sama bukunya karena lebih detail.

Di sini kita ketemu banyak 'Makhluk-makhluk baik' kayak centaurus (yang ini pasti tau, kuda+manusia disatuin), erinyes (penjahit takdir), Minotaurus (banteng), Dynosus (ini Dewa sih, masuk mkhluk gak ya? *ampun Pak D!), naiad, anjing kepala tiga, de-el-el, de-el-el.

Di sini juga lumayan nambah pengetahuan tentang dewa *yay!*  dan pas banget sama aku yang aku yang suka buku menyangkut dewa, terutama yunani!
pict source: here

Saturday, 10 May 2014

Unfriend You

Judul: Unfriend You: Masihkah kau temanku?
Penulis: Dyah Rinni
Editor: Nico Rosady
Penerbit: Gagasmedia
Terbit: Juni 2013
Tebal: 286 hlm.
ISBN: 9780780648 (ISBN13: 9789797806484)

Aku adalah noda untuk dosa yang tak kulakukan.
Aku mencoba bertahan, berusaha mengerti; 

mungkin ada bagian dari dirimu yang tak bisa kuraih.

Namun, yang tak kunjung kupahami,

mengapa ada persahabatan yang menyakiti?

***



3,5 bintang.

tokoh yang menarik itu menurutku ya Aura. Dia baik banget sama Katrissa dan kayaknya emang baik. Sampai Priska datang dan bikin Aura jealous dan Aura berubah jadi monster mengerikan yang siap membunuh alias membully. 
Jonas (pacar Aura) ini sebenernya cool, sama kayak Katrissa atau Priska, aku juga naksir dia, sampe Jonas memalingkan wajahnya ketika Katrissa melihatnya, ugh! so uncool. Hancur sudah reputasi Jonas di mataku. apa hubungannya sama elo yustie utiw?

Oya, ngomong-ngomong karakter utama, Katrissa ini awalnya nobody yang jadi somebody. Berkat Aura, Katrissa yang itik berubah jadi Angsa. Ditemani Milani, yang dari awal aku juga gak suka type anak orang kaya menyebalkan banget. Mereka bertiga udah paling populer banget sekaligus mengerikan banget soalnya murid-murid sampe takut bermasalah sama Aura.

Nah, si Priska ini, yang kalo kata si Katrissa sih Winda masa lalunya, capeeeeeerrrrrrrr banget dan jujur aku juga gak suka *digampar. Dan gak tau itu perbuatan Aura atau emang bener Priska pas bagian dia dibully yang masalah twitter itu, dia membela diri dengan menyalahkan Katrissa. Ih, jadi gak simpati sama si korban bully ini deh! Tapi pas kesana sebenernya kasian juga, ckck. Gak nyangka bakal ada orang kayak Aura. 

Si Katrissa ini bertindak sebagai penonton, alias orang yang ngeliatin tukang bully sedang membully korban bully, heheheh. Tapi selang berapa waktu, dia gak jadi penonton lagi, tapi untungnya gak berakhir kayak sebelumnya. kalo gak ngerti berati aku berhasil tidak membocorkan spoiler, yeah._. Oya aku suka papercraft Katrissa, unik.


Aku mikir di kehidupan nyata ada gak ya? aku ambil contoh di sekolahku, tapi sekolahku adem ayem aja nggak ada yang sampe nyiksa begitu. Ini terlalu keterlaluan tapi mungkin aja terjadi. Cuma entah di mana bukan wilayahku, and yes! aku juga mendukung anti Bully!!!!!

Langit Lazuardi, tokoh cowok satu ini sebenernya baik, baik banget. Tapi nggak ada sisi menarik-menariknya. Dia terkesan biasa aja. Malah seruan Jonas *digebukin massa

Ceritanya sih, tersirat dan tersurat. Bagian akhir yang tersurat. Dan dikagetkan oleh Aura! Tuhkan emang Aura menarik, aku pengen tau kehidupannya tau gak seeehhh???? Kenapa gak ada kabar? Penulis mau buat kisah Aura gak ya? macem-macem kan kamu yustie!

Ngomong-ngomong soal cover, itu papercraft bunga ya? kenapa gak papercraft matahari aja sih? lebih nyambung sama cerita padahal loh, tapi ini juga bagus sih gambarnya, setidaknya warna matahari, hehe.
Gaya bahasanya lumayan tapi masih ada beberapa yang kaku tapi cukup okelah.